Angka Kecelakaan Kerja Indonesia Capai 300.000 Kasus pada 2024

- Kamis, 26 Februari 2026 | 22:15 WIB
Angka Kecelakaan Kerja Indonesia Capai 300.000 Kasus pada 2024

Angka kecelakaan kerja di Indonesia ternyata masih memprihatinkan. Data terbaru menunjukkan, sepanjang tahun 2024 kemarin, tercatat sekitar 300.000 kasus. Angka ini, tentu saja, bukanlah angka yang kecil. Hal itu mengisyaratkan bahwa upaya serius dalam bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) masih menemui banyak kendala di lapangan. Yang lebih memilukan, tidak sedikit dari insiden tersebut berakhir dengan korban jiwa.

Menurut Reni Wulandari, Direktur Operasi PT Semen Indonesia Tbk (SIG), persoalannya tidak cuma terletak pada aturan. "Selain soal regulasi, masalah komitmen dari penyedia kerjanya sendiri dalam memfasilitasi lingkungan kerja yang aman, itu turut menjadi kunci utama dalam persoalan ini," ujarnya dalam pernyataan tertulis, Kamis (26/2/2026).

Di sisi lain, sebagai perusahaan besar di sektor bahan bangunan, SIG mengklaim punya komitmen kuat untuk membenahi hal ini. Mereka berusaha menanamkan budaya K3 secara maksimal di setiap lini operasional. Upaya itu rupanya membuahkan hasil. Sepanjang 2025, grup perusahaan ini berhasil mencatatkan nihil fatalitas atau zero fatality di semua pabrik semen yang mereka kelola.

"Tentu bagi kami, Capaian (zero fatality) ini menjadi cerminan atas komitmen kuat Perusahaan dengan menempatkan K3 sebagai nilai utama dalam aktivitas pekerja sehari-hari," tegas Reni.

Nah, terkait Bulan K3 Nasional yang diperingati setiap tahun, Reni punya pandangan khusus. Baginya, momen ini bukan sekadar acara seremonial belaka. Ini adalah waktu yang tepat untuk introspeksi, mengevaluasi sejauh mana kesadaran dan pelaksanaan K3 sudah meresap dalam budaya kerja di SIG Group.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar