Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memiliki kapasitas yang mumpuni sehingga layak dipercaya oleh Presiden Prabowo Subianto. Penilaian itu disampaikan di tengah derasnya serangan personal yang dialamatkan kepada Teddy, baik dari media sosial maupun sejumlah elit politik.
Fernando mengapresiasi sikap Teddy yang tidak terpancing untuk merespons secara berlebihan setiap kritik yang diarahkan kepadanya. Menurut Fernando, pernyataan dari para elit politik, pengguna media sosial, maupun pengamat tidak dijawab dengan kata-kata, melainkan dengan kerja nyata. "Saya mengapresiasi cara Teddy Indra Wijaya merespons dan tidak mengambil sikap berlebihan atas serangan personal yang diarahkan kepada dirinya," ujarnya.
Menurut Fernando, ada hal-hal tertentu yang tidak perlu dijawab dengan kata-kata karena justru akan mengurangi waktu untuk berkarya bagi kepentingan rakyat. Dalam menghadapi tudingan yang menyasar pemerintahan Prabowo, Teddy dinilai mampu menjawab secara selektif dan cerdas, dengan berlandaskan data yang akurat. Sikap ini, kata Fernando, merupakan bentuk kedewasaan dalam berpolitik.
Meskipun usianya masih tergolong muda, Teddy dinilai sudah mampu menjalankan tugas sebagai Sekretaris Kabinet yang dipercayakan oleh Presiden Prabowo. "Kemampuannya mempersiapkan, mengoordinasikan, dan menindaklanjuti arahan presiden kepada para menteri sangat membantu Prabowo dan para pembantunya di Kabinet Merah Putih," jelas Fernando.
Di sisi lain, Fernando menegaskan bahwa sebagai warga negara Indonesia, Teddy berhak mendapat kepercayaan dari presiden. Apalagi, ia mampu menjawab keraguan dan tuduhan negatif dengan kerja cerdas yang berkualitas. Teddy juga dinilai mampu membangun kedekatan dengan semua kalangan, sehingga dapat menjadi penghubung antarpihak yang efektif.
Fernando menambahkan, latar belakang pendidikan formal dari lembaga berkualitas di dalam dan luar negeri, serta didikan dari tokoh-tokoh politik seperti Prabowo dan Joko Widodo, membuat Teddy lebih siap mengemban amanat yang diberikan. "Sangat salah kalau ada yang menganggap karier Teddy dipacu karena kedekatannya dengan Prabowo. Ia memang layak mendapatkannya berdasarkan kemampuan akademis, prestasi, dan dedikasi," pungkasnya.
Artikel Terkait
PULDAPII dan LIMA Events Luncurkan Muslim EduFest, Pameran Pendidikan Islam untuk Bantu Orang Tua Pilih Sekolah Anak
Polres Bogor Perketat Pengawasan di Titik Rawan Curanmor, Buru Pelaku hingga ke Tempat Persembunyian
Bupati Morowali Ciptakan Mesin Pemilah Sampah Otomatis untuk Atasi Limbah Kawasan Industri Bahodopi
Rusa di Taman Sriwedari Solo Ditemukan Mengais Sampah, Wakil Wali Kota Turun Tangan