Timnas Indonesia U-19 memastikan langkah ke babak semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah menundukkan Vietnam dengan skor 2-1 dalam laga penentuan Grup A di Stadion Utama Sumatra Utara, Minggu (7/6). Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi Garuda Muda sebagai juara grup dengan raihan sembilan poin sempurna dari tiga pertandingan.
Di balik hasil manis tersebut, seorang pemain muda kembali mencuri perhatian. Reno Salampessy, putra dari mantan pemain tim nasional Ricardo Salampessy, menjadi aktor pembuka kemenangan melalui gol yang lahir dari naluri tajam seorang penyerang.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Vietnam tampil dengan tekanan tinggi dan agresivitas, sementara Indonesia tak kalah dalam duel fisik maupun perebutan bola. Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-22. Berawal dari kesalahan lini belakang Vietnam dalam mengantisipasi bola, Arkhan Kaka berhasil mengirimkan bola ke area berbahaya. Di sana, Reno Salampessy menunjukkan ketenangan. Setelah melakukan kontrol dan melewati satu pemain bertahan, ia melepaskan penyelesaian yang tak mampu dihentikan kiper lawan. Gol itu menjadi momentum penting yang mengangkat kepercayaan diri Indonesia sepanjang babak pertama.
Namun, Reno tak bisa menyelesaikan laga hingga akhir. Pada menit ke-34, pemain yang disebut memiliki keterkaitan kuat dengan tradisi sepak bola Papua itu harus ditarik keluar karena mengalami masalah fisik. Posisinya digantikan oleh Irpan Siregar. Meski hanya bermain sekitar setengah jam, kontribusinya terbukti sangat menentukan karena golnya menjadi fondasi kemenangan Indonesia.
Memasuki babak kedua, Vietnam tampil lebih sabar dan mulai menguasai jalannya pertandingan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74 melalui sundulan Nguyen Quoc Khanh yang mengubah skor menjadi 1-1. Situasi sempat membuat Indonesia berada dalam tekanan. Namun, masuknya pemain seperti Amar Birkic dan Welber Jardim membantu meningkatkan intensitas permainan Garuda Muda. Ketegangan meningkat menjelang akhir laga, beberapa insiden antarpemain sempat memicu kericuhan kecil di lapangan.
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Indonesia mendapatkan hadiah penalti pada masa injury time setelah pelanggaran pemain Vietnam di kotak terlarang. Evandra Florasta yang maju sebagai eksekutor menunjukkan ketenangan luar biasa. Tendangannya sukses mengecoh kiper Vietnam dan membawa Indonesia unggul 2-1. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus memastikan langkah Garuda Muda menuju semifinal.
Penampilan Reno Salampessy juga mengingatkan publik pada tradisi panjang pemain-pemain Papua yang selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung sepak bola Indonesia. Nama belakang Salampessy sendiri memiliki hubungan erat dengan sepak bola nasional melalui sang ayah, Ricardo Salampessy, yang pernah menjadi andalan tim nasional. Bagi pecinta sepak bola Papua dan pendukung Persipura Jayapura, kemunculan Reno menjadi simbol bahwa talenta-talenta dari Timur Indonesia masih terus hadir dan mampu bersinar di level internasional.
Kini, setelah menutup fase grup dengan sembilan poin sempurna, Timnas Indonesia U-19 membawa modal besar menuju semifinal. Jika mampu mempertahankan mental dan performa seperti saat menghadapi Vietnam, peluang Garuda Muda untuk melangkah hingga partai final tetap terbuka lebar.
Artikel Terkait
PSIS Semarang Gagal Rekrut Alfeandra Dewangga dan Pratama Arhan, Peluang Bangkit Pasca-Degradasi Makin Berat
Ananda Raehan Dikabarkan Tinggalkan PSM Makassar, Bhayangkara FC Jadi Tujuan Utama
PSM Makassar Dikaitkan dengan Winger Kroasia Ivan Saric di Tengah Rumor Kedatangan Pelatih Bosnia
Shin Tae-yong ke Persija Makin Terbuka meski Arhan dan Witan Dikabarkan ke Garudayaksa FC