JAKARTA – Bagi umat Islam, waktu sahur di bulan Ramadhan punya nuansa yang sangat spesial. Bukan cuma soal menyiapkan makan dan minum sebelum imsak. Lebih dari itu, momen ini adalah kesempatan emas untuk mendekatkan diri, memohon ampun, dan merengkuh keberkahan. Nah, salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak dzikir dan istighfar di sepertiga malam terakhir ini.
Memang, sahur sendiri sudah merupakan amalan sunnah yang penuh barokah. Fungsinya jelas, untuk menguatkan tubuh selama menahan lapar dan haus seharian. Tapi, nilai lebihnya tidak cuma di situ. Bahkan jika kamu telat bangun dan hanya sempat meneguk segelas air, sunnah sahur tetap bisa ditunaikan. Karena di dalamnya ada keberkahan yang tak terkira.
Lalu, kenapa harus berdzikir dan beristighfar tepat di waktu ini? Jawabannya ada dalam firman Allah SWT. Dalam Surat Ali Imran ayat 17, Allah menyebutkan golongan orang-orang yang memohon ampun di waktu sahur. Ini menunjukkan betapa mustajabnya doa di saat kebanyakan orang terlelap.
الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِاْلأَسْحَارِ
Artinya kurang lebih: "(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur."
Nah, buat kamu yang ingin mengamalkannya, berikut beberapa bacaan dzikir sebelum sahur yang bisa dilafalkan. Tak perlu banyak-banyak, yang penting ikhlas dan khusyuk.
Membaca Istighfar
Bacaan sederhana ini sangat dianjurkan untuk diulang-ulang.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ
(Astaghfirullah)
Bisa juga dengan lafaz yang lebih panjang:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullaahal-Adziim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwalhayyul-Qayyuum, Wa Atuubu Ilaiih.
Artinya: “Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Besar, tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Hidup yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya, dan saya bertobat kepada-Nya.” Dianjurkan dibaca tiga kali.
Menggabungkan Syahadat dan Permohonan
Dzikir ini menggabungkan pengakuan tauhid dengan permintaan yang tulus.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللّٰهُ أَسْتَغْفِرُ اللّٰه نَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَ نَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ
Asyhadu Alla ilaha illallah, Astaghfirullah. Nasalukal Jannata wa Na 'Uudzubika Minan Naar.
Maknanya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, Kami memohon ampun kepada Allah, Kami memohon Surga kepada-Mu dan kami berlindung kepada-Mu dari api neraka."
Memohon Maaf dengan Merendah
Doa ini mengakui sifat Allah Yang Maha Pemaaf.
اللّٰهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا يَا كَرِيْمُ
Allahumma Innaka 'Afuwwun Kariim Tuhibbul 'Afwa Fa'fu Anni Yaa Kariim.
Artinya: "Yaa Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Maha Mulia, Engkau suka memaafkan, maka maafkanlah kami, Wahai Yang Maha Mulia."
Doa Sayyidul Istighfar
Ini adalah rajanya istighfar, doa yang sangat lengkap dan dalam maknanya.
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتِنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلِيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma anta rabbii laa ilaha Illa anta khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'ala 'ahdika, wawa'dika mas tatho'tu, a'dzubika min syarri maa shona'tu, abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abu u bidzanbi faghfirli fainnahu laa yaghfiru dzunuuba Illa anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tiada tuhan selain Engkau. Engkau-lah yang telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku tetap pada ikatan-Mu dan perjanjian-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku perbuat. Aku mengakui dosaku kepada-Mu, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku. Maka ampunilah aku, sungguh tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau."
Keutamaan ritual dzikir di waktu sahur ini benar-benar dahsyat. Dalam sebuah riwayat dari Ibnu Khuzaimah dijelaskan, ada empat hal yang sebaiknya diperbanyak di bulan Ramadhan. Dua hal untuk meraih keridhaan Allah: membaca syahadat dan istighfar. Dua hal lagi yang kita butuhkan: meminta surga dan perlindungan dari neraka.
Intinya, momen sahur itu terlalu berharga untuk dilewatkan begitu saja. Di tengah heningnya malam, saat langit gelap mulai menampakkan cahaya MURIANETWORK.COM, itulah saat yang tepat untuk bercakap-cakap dengan Sang Pencipta, mengadukan segala salah, dan memohon rahmat-Nya yang tak terbatas.
Semoga kita bisa mengamalkannya. Wallahu A'lam.
Artikel Terkait
Dinas Peternakan Bone Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha
Remaja 17 Tahun Ditahan Usai Bawa Kabur Pelajar Perempuan Selama Tiga Bulan
Nottingham Forest Kandaskan Porto, Lolos ke Semifinal Liga Europa
Aston Villa Hancurkan Bologna 4-0, Lolos ke Semifinal Liga Europa