Waktu Sahur di Ramadhan, Momentum Mustajab untuk Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:50 WIB
Waktu Sahur di Ramadhan, Momentum Mustajab untuk Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

JAKARTA – Bagi umat Islam, waktu sahur di bulan Ramadhan punya nuansa yang sangat spesial. Bukan cuma soal menyiapkan makan dan minum sebelum imsak. Lebih dari itu, momen ini adalah kesempatan emas untuk mendekatkan diri, memohon ampun, dan merengkuh keberkahan. Nah, salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak dzikir dan istighfar di sepertiga malam terakhir ini.

Memang, sahur sendiri sudah merupakan amalan sunnah yang penuh barokah. Fungsinya jelas, untuk menguatkan tubuh selama menahan lapar dan haus seharian. Tapi, nilai lebihnya tidak cuma di situ. Bahkan jika kamu telat bangun dan hanya sempat meneguk segelas air, sunnah sahur tetap bisa ditunaikan. Karena di dalamnya ada keberkahan yang tak terkira.

Lalu, kenapa harus berdzikir dan beristighfar tepat di waktu ini? Jawabannya ada dalam firman Allah SWT. Dalam Surat Ali Imran ayat 17, Allah menyebutkan golongan orang-orang yang memohon ampun di waktu sahur. Ini menunjukkan betapa mustajabnya doa di saat kebanyakan orang terlelap.

Artinya kurang lebih: "(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur."

Nah, buat kamu yang ingin mengamalkannya, berikut beberapa bacaan dzikir sebelum sahur yang bisa dilafalkan. Tak perlu banyak-banyak, yang penting ikhlas dan khusyuk.

Membaca Istighfar

Bacaan sederhana ini sangat dianjurkan untuk diulang-ulang.

Bisa juga dengan lafaz yang lebih panjang:

Artinya: “Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Besar, tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Hidup yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya, dan saya bertobat kepada-Nya.” Dianjurkan dibaca tiga kali.

Menggabungkan Syahadat dan Permohonan

Dzikir ini menggabungkan pengakuan tauhid dengan permintaan yang tulus.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar