Sebuah kisah yang memilukan datang dari Lakarsantri, Surabaya. Seorang balita berusia empat tahun, berinisial KRN, harus menderita di tangan paman dan bibinya sendiri. Selama dua bulan terakhir, bocah malang itu disiksa, bahkan rambutnya dibotaki dan diberi makanan kucing. Ayah korban, Dandi Pratama Putra, dengan suara berat menceritakan bagaimana semua ini bermula.
Setelah bercerai dengan istrinya, Dandi menitipkan KRN kepada ibunya di kawasan Tambak Asri. Keadaan berubah sekitar Oktober tahun lalu. Adik kandungnya, Sellyna Adika Wahyuni, punya permintaan.
"Dia bilang, 'Mas, KRN tak rawat ya, buat temen di kos. Karena aku juga belum punya anak',"
kata Dandi, mengulang perkataan adiknya itu.
Artikel Terkait
Prabowo dan Putin Bahas Intensifikasi Dialog di Tengah Gejolak Global
Mantan Ajudan Gubernur Riau Gugat KPK Rp 11 Miliar
Kemensos dan Kemenkop Sinergi Ajak Penerima Bansos Bekerja di Koperasi
Cuaca Ekstrem Tak Ganggu Pasokan Ikan di Banjarmasin Berkat Cold Storage