IHSG Ditutup Melemah Tipis, MNC Sekuritas Proyeksikan Koreksi Lanjutan ke Level 5.899

- Minggu, 31 Mei 2026 | 10:50 WIB
IHSG Ditutup Melemah Tipis, MNC Sekuritas Proyeksikan Koreksi Lanjutan ke Level 5.899

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, dengan koreksi sebesar 0,05 persen ke level 6.127. Pelemahan tersebut terjadi meskipun muncul volume pembelian yang menandakan masih adanya aktivitas akumulasi oleh investor.

Dalam skala mingguan, IHSG tercatat terkoreksi 0,56 persen. Namun, volume penjualan yang menyertai pelemahan tersebut cenderung mengecil, mengindikasikan tekanan jual mulai berkurang.

Sementara itu, Tim Riset MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan awal pekan, Selasa, 2 Juni 2026. Proyeksi ini didasarkan pada analisis teknikal yang menunjukkan bahwa pergerakan IHSG saat ini diperkirakan masih berada dalam bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam.

"Area koreksi yang dapat kami perkirakan berikutnya akan menguji ke 5.899 sekaligus area supportnya," demikian pernyataan MNC Sekuritas dalam publikasi MNCS Daily Scope, Minggu, 31 Mei 2026.

Untuk level support, IHSG berada di area 5.995 dan 5.899. Di sisi lain, level resistance terdekat berada di kisaran 6.318 hingga 6.459.

MNC Sekuritas juga memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat dicermati investor. Saham DEWA disarankan untuk dibeli saat pelemahan (buy on weakness) setelah menguat 1,21 persen ke posisi 334 disertai munculnya volume pembelian. Posisi DEWA saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C). Rentang harga beli yang direkomendasikan berada di 282 hingga 330, dengan target harga di level 384 dan 412, serta stoploss di bawah 270.

Untuk saham UNTR, rekomendasi yang diberikan adalah trading buy setelah saham ini terkoreksi 3,68 persen ke level 22.925, namun diiringi munculnya volume pembelian. Posisi UNTR diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (3) dari wave [C]. Rentang harga beli yang disarankan adalah 22.575 hingga 22.925, dengan target harga di 24.225 dan 25.250, serta stoploss di bawah 22.300.

Saham UNVR juga direkomendasikan untuk dibeli saat pelemahan (buy on weakness) setelah terkoreksi 2,84 persen ke posisi 1.710. Meskipun demikian, pergerakan saham ini tertahan oleh MA20. Posisi UNVR saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [b] dari wave B. Rentang harga beli yang disarankan adalah 1.540 hingga 1.670, dengan target harga di 1.805 dan 2.000, serta stoploss di bawah 1.485.

Di sisi lain, saham NCKL mendapatkan rekomendasi jual saat penguatan (sell on strength) setelah menguat 5,33 persen ke level 890 disertai volume pembelian. Posisi NCKL saat ini diperkirakan berada pada bagian akhir dari wave [iv] dari wave C. Penguatan NCKL dinilai akan cenderung terbatas dan rawan koreksi untuk membentuk wave [v] ke rentang 745 hingga 760 sekaligus menutup area gap. Rentang harga jual yang disarankan adalah 905 hingga 945.

Sementara itu, saham XBSK ditutup flat di level 400 dengan volume yang kecil. Posisi XBSK saat ini diperkirakan berada pada akhir dari wave C dari wave (Y) dari wave [B]. Rekomendasi yang diberikan adalah buy on weakness dengan rentang harga beli 393 hingga 396, target harga di 406 dan 428, serta stoploss di bawah 388.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar