IHSG Diproyeksi Sideways di Kisaran 6.000-6.150

- Kamis, 30 Juli 2026 | 07:18 WIB
IHSG Diproyeksi Sideways di Kisaran 6.000-6.150

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,64 persen ke level 6.091,39 pada perdagangan Rabu (29/7). Untuk perdagangan Kamis (30/7), indeks diperkirakan bergerak sideways dalam rentang 6.000 hingga 6.150.

Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal IHSG masih bertahan di atas MA20 dan MA50, sehingga potensi pergerakan terbatas. "Histogram positif MACD menyempit dan berpotensi mengalami death cross, namun IHSG masih bertahan di atas MA20 dan MA50. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi bergerak sideways pada kisaran 6.000-6.150," tulis Phintraco dalam riset, Kamis (30/7).

Sejumlah faktor eksternal dan internal turut mempengaruhi pergerakan indeks. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan hasil evaluasi mayor Indeks IDXBUMN20 yang akan berlaku mulai 5 Agustus 2026 hingga 2 Februari 2027. Dalam evaluasi kali ini tidak ada perubahan konstituen, sehingga seluruh 20 saham tetap menjadi penghuni indeks.

Meski demikian, BEI melakukan penyesuaian jumlah saham untuk perhitungan indeks serta bobot masing-masing emiten. Saham BBRI, BMRI, BBNI, dan TLKM mengalami penurunan bobot setelah penerapan batas maksimal sebesar 15 persen. Sebaliknya, sejumlah emiten BUMN mencatat kenaikan bobot, di antaranya ANTM, PGAS, MTEL, BRIS, dan PTBA.

Di sisi lain, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) terus memperkuat reformasi pasar modal Indonesia menjelang Tinjauan Indeks MSCI pada November 2026. Langkah tersebut dilakukan melalui komunikasi intensif dengan penyedia indeks global serta penguatan implementasi berbagai agenda reformasi pasar modal.

Phintraco merekomendasikan sejumlah saham yang patut dicermati hari ini, yaitu AMMN, BBCA, BBRI, TPIA, AKRA, dan HEAL. Sementara itu, MNC Sekuritas memproyeksi dua skema pergerakan IHSG, yakni melanjutkan pelemahan atau penguatan.

"IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [iv], cermati area 5.970-6.029 sebagai area koreksinya. Adapun kami perkirakan, area penguatan terdekatnya berada di 6.147-6.219," tulis MNC Sekuritas. Saham rekomendasi MNC Sekuritas antara lain ESSA, INCO, INDF, dan MDKA.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags