Direktur RANS Mundur Mendadak Usai IPO, Perusahaan Belum Cari Pengganti

- Kamis, 30 Juli 2026 | 06:30 WIB
Direktur RANS Mundur Mendadak Usai IPO, Perusahaan Belum Cari Pengganti

Direktur PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), Grandy Prajayakti, mengajukan pengunduran diri secara mengejutkan tak lama setelah perusahaan melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juli 2026. Grandy tidak hanya melepas jabatannya di RANS selaku induk, tetapi juga di seluruh anak usaha, termasuk PT Rans Kosmetik Indonesia (Slavina). Dengan demikian, ia keluar sepenuhnya dari perusahaan media digital milik artis Raffi Ahmad tersebut.

Sekretaris Perusahaan PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk, Chintami Maranata Sihombing, menyatakan bahwa keputusan Grandy mundur semata-mata karena alasan pribadi. Ia membantah adanya masalah di balik langkah tersebut. "Sepanjang pengetahuan perseroan, pengunduran diri tersebut merupakan keputusan pribadi Grandy Prajayakti dan tidak terdapat perselisihan dalam bentuk apapun, baik dengan perseroan, direksi, dewan komisaris maupun pemegang saham perseroan," katanya dalam surat jawaban kepada BEI, Rabu (29/7/2026).

Menurut Chintami, Grandy tidak pernah membahas atau berencana mundur sebelum IPO. Rencana pengunduran diri itu baru disampaikan pada 22 Juli 2026. Hingga saat ini, perseroan belum berencana mencari pengganti Grandy dalam waktu dekat. Mengacu pada UU 40/2007, jumlah anggota direksi minimal dua orang. Saat ini, susunan direksi RANS yang tersisa masih tiga orang, terdiri dari satu direktur utama dan dua direktur. "Tugas dan tanggung jawab Grandy Prajayakti akan didistribusikan kepada Direktur Utama dan atau Direktur lain yang menjabat saat ini," ujar Chintami.

Grandy Prajayakti juga memegang banyak jabatan di anak usaha RANS, antara lain di PT Rans Nikmat Sejahtera, PT Rans Keluarga Bersama, PT Rans Boga Indonesia, dan PT Rans Olahraga Digital. Chintami menjelaskan bahwa Grandy akan menanggalkan seluruh jabatan pada entitas-entitas tersebut. Meski demikian, rencana akuisisi RANS terhadap PT Rans Kosmetik Indonesia tidak terganggu dan akan dijalankan sesuai prospektus. "Saat ini, perseroan dalam proses mencari calon (direktur) yang memiliki kriteria paling sesuai dengan kebutuhan Slavina. Sampai dengan saat ini, kondisi ini tidak berdampak terhadap rencana akuisisi Slavina," katanya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags