Cuaca Ekstrem Lumpuhkan Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu

- Selasa, 13 Januari 2026 | 16:50 WIB
Cuaca Ekstrem Lumpuhkan Kapal Cepat ke Kepulauan Seribu

Cuaca buruk memaksa Dinas Perhubungan Jakarta untuk menghentikan sementara operasional kapal cepat ke Kepulauan Seribu. Ini bukan sekadar peringatan biasa. Gelombang laut yang ganas dan hujan deras membuat pelayaran dari Pelabuhan Muara Angke dinilai terlalu berisiko untuk diteruskan.

Keputusan ini diambil secara antisipatif. Menurut Dishub, keselamatan penumpang adalah hal yang tak bisa ditawar. Mereka mengacu pada informasi cuaca ekstrem dari BMKG dan, yang tak kalah penting, izin berlayar dari KSOP Muara Angke juga belum keluar. Jadi, semuanya serba berhenti.

Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan Dishub Jakarta, Muhamad Wildan Anwar, menegaskan hal itu.

"Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG dan hasil pemantauan di lapangan, kondisi perairan saat ini belum memungkinkan untuk pelayaran kapal cepat menuju Kepulauan Seribu," jelasnya.

Lalu, rute mana saja yang terdampak? Setidaknya ada empat lintasan utama yang kini vakum. Rute pertama mencakup Muara Angke menuju Pulau Untung Jawa, Lancang, Payung, hingga Tidung. Rute kedua ke arah Untung Jawa, Pari, Panggang, dan Pramuka. Ada juga yang langsung ke Pari, Pramuka, dan Kelapa. Serta satu rute lagi menghubungkan Muara Angke dengan Kelapa dan Sabira. Semuanya terpaksa ditutup sementara.

Wildan menyebut, koordinasi dengan pihak KSOP terus berjalan intens. Mereka memantau perkembangan cuaca setiap saat. "Operasional kapal akan dibuka kembali setelah izin berlayar diterbitkan dan kondisi cuaca dinyatakan aman," katanya. Intinya, semua menunggu lampu hijau dari alam dan otoritas.

Di sisi lain, fakta di lapangan mungkin lebih menegangkan. Suparto Napitu, Kepala Satuan Pelaksana Pelayanan UPAP, mengungkapkan bahwa penghentian ini sudah berlangsung sejak Minggu lalu. Jadi, sudah tiga hari kapal-kapal cepat itu tak berlayar.

"Sudah tiga hari ini tidak ada kapal Dishub yang beroperasi atau berangkat," ujar Suparto. Ia masih berharap. "Mudah-mudahan besok, Rabu, cuaca membaik sehingga kapal dapat kembali beroperasi."

Lantas, bagaimana dengan warga yang sudah beli tiket? Suparto menjamin mereka tak perlu khawatir. Dana akan dikembalikan.

"Warga yang sudah membeli tiket dipastikan akan mendapatkan pengembalian dana. Proses refund dilakukan melalui Bank Jakarta dan berjalan sesuai dengan mekanisme yang berlaku," imbuhnya. Jadi, meski perjalanan tertunda, urusan administrasi tetap dijamin kelancarannya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar