Jokowi Ikut Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng, Sekjen Golkar: Bukti Kepekaan pada Anak Muda

- Senin, 01 Juni 2026 | 09:00 WIB
Jokowi Ikut Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng, Sekjen Golkar: Bukti Kepekaan pada Anak Muda
Presiden ketujuh Indonesia, Joko Widodo, ikut meramaikan fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” yang tengah viral di kalangan anak muda. Momen itu terekam saat sejumlah pemuda menyanyikan lagu tersebut di depan kediaman pribadinya di Solo, Jawa Tengah. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menilai langkah itu menunjukkan sisi peka yang dimiliki oleh mantan kepala negara terhadap dinamika generasi muda. “Itu bagian dari kepekaan beliau terhadap dunia anak-anak muda,” ujar Sarmuji kepada wartawan pada Senin, 1 Juni 2026. Menurut Sarmuji, kepekaan Jokowi tidak muncul begitu saja. Ia menilai bahwa sosok yang akrab disapa Jokowi itu kerap mengikuti perkembangan tren di media sosial. Oleh karena itu, keterlibatannya dalam mempopulerkan lagu “Mas Bahlil Ganteng” dianggap sebagai hal yang wajar. “Pak Jokowi sangat mengikuti alur media sosial. Beliau tahu benar lagu MBG sangat populer. Dan karena beliau bagian dari warganet, wajar kalau beliau juga ikut berpartisipasi,” tuturnya. Video yang memperlihatkan anak-anak muda menyanyikan lagu tersebut sebelumnya diunggah oleh Jokowi melalui akun Instagram resminya. Unggahan itu dapat dilihat publik sejak Sabtu, 30 Mei 2026. Dalam rekaman tersebut, tampak para pemuda menirukan penggalan lirik “Mas Bahlil Ganteng” dengan ekspresi yang penuh semangat. Lagu yang dimaksud memuat lirik unik seperti “MBG: Mas Bahlil Ganteng, buah apa yang paling manis buaahhlil, tambah ganteng aja, my little bolu ketan, ups kanda suka dinda punya gaya, sialan dia makin lucu guys, kalau diperhatiin lama-lama mirip Zayn Malik ihh my Bahlil ganteng.” Para pemuda dalam video itu tampak memeragakan setiap baris lirik dengan gaya yang ekspresif. Tidak hanya itu, cuplikan video tersebut juga menampilkan wajah Jokowi sebagai bagian dari unggahan yang ia bagikan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar