Rencana liburan ke Jepang dalam waktu dekat? Siap-siap saja merogoh kocek lebih dalam. Selain isu kenaikan pajak keberangkatan, ada kabar baru yang bakal bikin anggaran kamu bertambah: tarif kereta api di sana juga akan naik.
Menurut laporan NHK, kenaikan ini rencananya baru berlaku mulai 14 Maret 2026. Jadi, masih ada waktu sih, tapi tetap saja ini jadi pertanda. Alasan utamanya klasik: biaya operasional yang membengkak, terutama untuk tenaga kerja dan perawatan infrastruktur, disebut-sebut sebagai penyebabnya.
Pihak operator sendiri sudah angkat bicara.
"Kami terpaksa menaikkan tarif kereta api dalam beberapa bulan mendatang. Ini demi menutup biaya operasional, termasuk kenaikan gaji pegawai dan biaya pemeliharaan sarana yang tidak murah," ungkap mereka.
East Japan Railway, operator raksasa di sana, memulai gebrakan dengan rencana kenaikan rata-rata sebesar 7,1 persen. Di sisi lain, Seibu Railway yang melayani sebagian Tokyo dan Prefektur Saitama justru lebih agresif. Mereka berencana menaikkan harga tiket hingga 10,7 persen, juga efektif mulai Maret 2026.
Yang cukup signifikan, Tsukuba Express yang dioperasikan Metropolitan Intercity Railway bakal naik rata-rata 12,2 persen. Nah, ini menarik. Kenaikan untuk jalur yang menghubungkan Tokyo dengan kota-kota di tiga prefektur ini adalah yang pertama kalinya sejak dibuka untuk umum tahun 2005. Bayangkan, hampir dua dekade harganya bertahan.
Sementara di wilayah barat, tepatnya di Prefektur Fukuoka, Nishi-Nippon Railroad juga akan melakukan penyesuaian. Mereka berencana menaikkan tarif pada bulan April mendatang. Kenaikan ini jadi yang pertama dalam kurun waktu yang sangat lama: 29 tahun! Rata-ratanya, harga tiket akan melonjak sekitar 12,4 persen.
Jadi, intinya, hampir semua operator kereta utama di Jepang sedang bersiap untuk menaikkan tarif. Buat traveler, ini jelas jadi pertimbangan ekstra saat merencanakan itinerary. Transportasi kereta yang selama ini jadi andalan, perlahan tapi pasti, harganya mulai merangkak naik.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Keberangkatan Haji 2026 Sesuai Jadwal, Biaya Avtur Tak Dikenakan ke Jamaah
Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu, Fase Kedua Gencatan Gaza Terhambat
Ditjen Pajak: 3,7 Juta Wajib Pajak Belum Lapor SPT, Antisipasi Lonjakan Akhir April
Dokter Tifa Berencana Terbang ke Jepang untuk Verifikasi Gelar Akademik Rismon