Perjuangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, harus terhenti lebih awal di turnamen Australian Open 2026. Pasangan yang akrab disapa Leo/Daniel ini dipaksa mengakui keunggulan unggulan kedua asal Tiongkok, Liang Wei Keng dan Wang Chang, pada babak kedua yang berlangsung di Sydney. Mereka takluk dalam dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 18-21.
Sejak awal pertandingan, Leo/Daniel mengakui kesulitan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Faktor utama yang menghambat adalah kondisi angin lapangan yang cukup kencang, membuat mereka kerap keduluan dalam menguasai area depan net. Alhasil, banyak kesalahan sendiri yang tidak perlu terjadi dan memberikan keuntungan bagi lawan.
"Tadi mereka banyak nge-duluin mainnya. Di pertengahan gim pertama sebenarnya sudah coba mengimbangi, tapi kami banyak mati sendiri," ujar Leo saat ditemui usai pertandingan. Ia menambahkan bahwa pada gim kedua, mereka mulai menemukan ritme permainan dan lebih beradaptasi, namun respons yang terlambat serta rotasi lawan yang sangat rapi membuat usaha itu belum cukup untuk membalikkan keadaan.
Senada dengan Leo, Daniel juga menyoroti pentingnya penguasaan lapangan depan sebagai kunci pertandingan. "Di pertandingan tadi memang kuncinya siapa yang bisa main mendahului depannya, dia yang akan dapat keuntungan karena bolanya di sini cukup kencang. Mereka juga main safe tadi," jelas Daniel.
Meski harus mengakui keunggulan Liang/Wang, kekalahan ini tidak membuat Leo/Daniel patah semangat. Keduanya justru bertekad untuk menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi menyeluruh. Mereka berencana meningkatkan aspek-aspek yang masih kurang dan mempertahankan hal-hal positif yang telah ditunjukkan sejak kembali dipasangkan.
"Kami bisa mengambil hal positif dari hari ini. Kami bisa menakar kemampuan kami sampai di mana dan evaluasi apa ke depan yang harus diperbaiki setelah kembali dipasangkan," kata Leo. Ia juga menambahkan bahwa pertemuan dengan Liang/Wang setelah sekian lama menjadi tolok ukur yang berharga untuk mengetahui perkembangan permainan lawan sekaligus kemampuan mereka sendiri.
Artikel Terkait
Penanaman Kedelai Serentak 210 Hektare di Indramayu Digelar untuk Wujudkan Swasembada Nasional 2026
Menteri ESDM Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Dinamika Pasar, Pemerintah Tak Naikkan BBM Subsidi
Pengeroyokan Maut di Grogol Berawal dari Cekcok Mabuk, Korban Dijatuhkan dari Lantai 2
Rupiah Melemah, BEM UI Rencanakan Aksi Besar di Bundaran HI pada 12 Juni 2026