Changan Siap Luncurkan 15 Model Baru di Indonesia dalam Beberapa Tahun ke Depan

- Senin, 27 Juli 2026 | 08:36 WIB
Changan Siap Luncurkan 15 Model Baru di Indonesia dalam Beberapa Tahun ke Depan

Changan semakin serius menggarap pasar otomotif Indonesia. Pabrikan asal China itu mengumumkan akan meluncurkan 15 model baru dalam beberapa tahun ke depan, mencakup berbagai teknologi elektrifikasi.

Director of Sales Changan Auto Southeast Asia, Sebastien Li, mengungkapkan bahwa model-model baru tersebut akan mencakup Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), Range Extended Electric Vehicle (REEV), dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). "Dalam tahun yang akan datang, kami akan memperkenalkan 15 model baru, membawa pelanggan jaringan yang lebih luas dan kendaraan energi baru untuk setiap segmen," ujarnya di sela peluncuran Deepal S05.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari strategi Changan yang sudah mulai menawarkan dua pilihan teknologi elektrifikasi melalui Deepal S05. SUV tersebut hadir dalam varian BEV dan REEV, memberikan fleksibilitas bagi konsumen sesuai kebutuhan mobilitas.

Respons pasar terhadap Deepal S05 cukup positif. Dari lebih dari 300 unit yang dipesan selama masa pre-booking, sekitar 65 persen pelanggan memilih versi BEV, sementara 35 persen lainnya memilih REEV.

CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menilai persaingan di segmen mobil listrik Tanah Air sebagai peluang untuk terus berinovasi. Menurutnya, semakin banyak pemain dan pilihan kendaraan listrik menunjukkan pasar EV Indonesia tumbuh sehat. "Bagi kami kompetisi yang dinamis itu adalah indikator bahwa pasar EV di Indonesia memang sedang tumbuh sehat. Fokus Changan di sini bukan pemangkasan harga sesaat demi mengejar penjualan jangka pendek, tapi investasi jangka panjang bagi konsumen," jelasnya.

Selain menyiapkan model baru, Changan juga berkomitmen memperkuat jaringan penjualan dan layanan purnajual di Indonesia. Langkah ini untuk mendukung ekspansi merek dan meningkatkan pengalaman kepemilikan kendaraan bagi konsumen.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags