Laga Grup C SEA Games di Stadion The 700th Anniversary of Chiang Mai, Thailand, Senin (8/12) lalu, berakhir dengan kekecewaan untuk Timnas U-22 Indonesia. Filipina berhasil membawa pulang tiga poin dengan skor tipis 1-0. Padahal, Garuda Muda tampil ngotot dan memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Namun begitu, kerja keras itu tak cukup. Keunggulan Filipina ditentukan oleh satu momen di babak pertama: sebuah sundulan tajam Otu Banato yang berhasil menggoyang jala gawang Indonesia. Gol tunggal itulah yang akhirnya memutuskan jalannya pertandingan.
Kekalahan ini punya konsekuensi serius. Posisi Filipina di puncak klasemen Grup C kini sudah tak tergoyahkan dengan koleksi enam poin. Sementara Indonesia, terpaksa harus puas duduk di peringkat kedua.
Jalannya masih panjang. Peluang lolos ke semifinal masih terbuka, tapi syaratnya berat: Indonesia harus menjadi runner-up terbaik dari tiga grup. Situasinya jadi rumit.
Artikel Terkait
Gubernur Pramono Anung Soroti Sampah di Kali Sepak Kembangan, Picu Ancaman Banjir
Kusnaeni: Herdman, Konseptor Ulung untuk Mimpi Piala Dunia 2030
68 Perusahaan di Sumatera Terkena Sanksi, 28 Izin Terancam Dicabut Akibat Diduga Picu Bencana
Menkeu Purbaya Buru Triliunan Rupiah dari Celah Pajak Kapal Asing