Lalu, bagaimana dengan rekan-rekan kerjanya dulu di Timnas Indonesia?
Nasib mereka ternyata berbeda-beda. Saat masih membesut Garuda, Kluivert didampingi dua asisten: Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Setelah pemecatan, jalan mereka berpisah.
Alex Pastoor, sampai sekarang ini, masih menunggu. Belum ada tawaran yang pas untuk kembali ke kursi kepelatihan. Berbeda nasib dengan Denny Landzaat. Dia justru langsung dapat tempat. Kini, Landzaat sudah belasan laga mendampingi Fred Grim, pelatih interim Ajax Amsterdam, sebagai asisten pelatih.
Tak ketinggalan, Sjoerd Woudenberg yang dulu jadi pelatih kiper, juga sudah dapat pekerjaan baru. Posisinya sekarang adalah pelatih kiper di AZ Alkmaar.
Jadi, beginilah dinamika dunia sepak bola. Setelah satu babak bersama Timnas Indonesia ditutup, masing-masing orang mengambil jalan yang berlainan. Kluivert memilih jalur sosial, sementara sebagian stafnya kembali ke hiruk-pikuk klub Eropa. Yang pasti, publik masih penasaran. Akankah sang maestro suatu hari nanti kembali ke pinggir lapangan, memimpin sebuah tim? Waktu yang akan menjawabnya.
Artikel Terkait
Persija Terperosok, Jarak ke Puncak Kian Melebar Usai Takluk dari Bhayangkara
Marc Marquez Tenang Hadapi Awal Musim 2026 Tanpa Podium
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Brunei di Piala AFF 2026 dengan Skuad Baru dan Target Realistis
Pengamat Soroti Pendekatan Herdman sebagai Pembeda di Timnas Indonesia