JAKARTA – Ada sesuatu yang berbeda di udara sejak John Herdman mengambil alih kursi kepelatihan Timnas Indonesia. Perubahannya nyaris bisa dirasakan, bahkan sebelum bola menggelinding di lapangan. Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, punya pandangan menarik soal ini. Menurutnya, sentuhan Herdman terhadap para pemain punya ciri khas yang membedakannya dari era pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert.
Perubahan signifikan itu, kata Kesit, terlihat jelas dari cara Herdman mendekati anak asuhnya. Pendekatannya berbeda.
“Kalau dibandingkan dengan pelatih sebelumnya, saya kira saat ini setidaknya Herdman bisa meninggalkan atau memberikan kesan positif,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikannya pada Minggu (5/4/2026), usai tim menjalani debut di FIFA Series 2026 di Jakarta. Herdman sendiri baru resmi diperkenalkan awal tahun ini, menggantikan Kluivert yang gagal membawa Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Di turnamen perdananya itu, catatan tim campur aduk. Mereka tampil gemilang dengan menang telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di semifinal. Namun di partai puncak, Jay Idzes dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1. Hasilnya, Indonesia puas dulu sebagai runner-up. Tapi bagi yang jeli, ada benih-benih peningkatan yang mulai tumbuh.
Lalu, apa sih sebenarnya pembeda utama itu? Kesit menunjuk pada satu hal: pendekatan dan komunikasi.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Brunei di Piala AFF 2026 dengan Skuad Baru dan Target Realistis
Ducati Krisis Awal Musim: Bagnaia Soroti Masalah Teknis, Marquez Introspeksi Diri
Debut Pahit Cyrus Margono, Persija Tumbang di Lampung
Pelatih Hector Souto Akui Persiapan Timnas Futsal Indonesia untuk Piala AFF 2026 Sangat Mepet