Catatan awal Marc Marquez di MotoGP 2026 memang belum memuaskan. Pembalap Ducati Lenovo itu belum sekalipun mencium aroma podium setelah tiga seri berjalan. Tapi, jangan salah sangka dulu. Sang juara bertahan justru terlihat tenang, bahkan santai menghadapi situasi ini. Bagi Marquez, ini semua adalah bagian dari tantangan yang harus dihadapi dengan kerja keras dan perbaikan diri.
Ya, faktanya, "The Baby Alien" belum bisa berdiri di podium tertinggi. Seri pembuka di Thailand berakhir dengan gagal finis. Lalu, di Brasil ia harus puas di posisi empat, dan di Amerika Serikat ia finish kelima. Tiga balapan, nol podium. Sebuah awal yang jauh dari harapan untuk seorang pembalap sekalibernya.
Namun begitu, Marquez tak merasa terbebani. Ia justru bicara dengan kepala dingin.
"Tidak, saya sangat tenang. Ini balapan MotoGP dan Anda tidak bisa menjadi yang terbaik setiap tahun," ujarnya.
"Tapi, saya akan bekerja untuk meningkatkan level saya," tambah sang rider berusia 33 tahun itu, yang tak lain adalah juara dunia tujuh kali.
Ia mengakui, persaingan di musim 2026 ini terasa jauh lebih sengit. Semua tim, rupanya, sudah melakukan evaluasi besar-besaran. Level mereka naik secara signifikan dibanding musim lalu. Di sisi lain, menurut Marquez, performa timnya sendiri sebenarnya tidak menurun. Hanya saja, para pesaing sudah melesat lebih cepat.
"Tentu saja, saya rasa kami tidak lebih buruk dari tahun lalu, tetapi tim lain lebih baik dari tahun lalu. Jadi kami harus menemukan cara untuk melangkah maju," tutur kakak dari Alex Marquez ini.
Nah, tantangan berikutnya sudah menunggu. Sirkuit Jerez, Spanyol, akan menjadi ajang balapan seri keempat pada 24-26 April nanti. Balapan di tanah airnya sendiri. Tekanan pasti ada, tapi ini juga bisa jadi momentum untuk bangkit. Pertanyaannya, sanggupkah Marc Marquez mengakhiri puasa podiumnya di sini? Semua mata tertuju padanya.
Artikel Terkait
Aprilia Tak Coret Marc Marquez dari Calon Juara MotoGP 2026, Rivola Ingatkan Kisah Bagnaia
AS Roma Incar Mason Greenwood untuk Perkuat Lini Serang di Liga Champions
Bonucci Dukung Guardiola Tangani Timnas Italia, Capello Justru Ragukan Kesesuaian Gaya Melatih
Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Final UEFA Conference League 2026 Hadirkan Duel Tim Kejutan