Harga solar di Kamboja melonjak drastis. Konflik yang berkecamuk di Timur Tengah rupanya berdampak langsung ke negeri itu, mendorong harga bahan bakar naik lebih dari dua kali lipat dalam hitungan pekan.
Data terbaru dari Kementerian Perdagangan setempat menyebutkan, saat ini satu liter solar dibanderol 8.100 riel. Kalau dirupiahkan, angkanya sekitar Rp34 ribu. Sungguh sebuah kenaikan yang tajam.
Sebagai perbandingan, di akhir Februari lalu harganya masih berkisar 3.850 riel per liternya. Artinya, dalam kurun waktu yang relatif singkat, terjadi kenaikan fantastis sebesar 110 persen. Bukan cuma solar yang terdampak.
Bensin biasa pun ikut meroket. Kini harganya mencapai 5.500 riel per liter, naik 42,8 persen dari posisi akhir Februari. Lalu ada juga gas LPG yang harganya melesat 95 persen, dari 2.000 riel menjadi 3.900 riel per liter. Rakyat biasa pasti merasakan betul dampaknya.
Artikel Terkait
Razia Truk 2026: 26 Persen Kendaraan Barang Masih Langgar Aturan, Target Zero ODOL 2027 Terancam
Lebih dari 10,7 Juta Wajib Pajak Laporkan SPT Tahunan 2025
Pemerintah Saudi Perketat Pengawasan, Indonesia Ingatkan Waspada Modus Haji Ilegal
Kemenhaj dan KJRI Jeddah Ingatkan WNI Waspada Modus Haji Ilegal