Namun begitu, spekulasi sudah terlanjur menyebar dengan cepat. Kata kunci seperti "Trump Walter Reed" dan "Trump hospital" tiba-tiba melonjak di Google, ditelusuri lebih dari setengah juta kali. Tren ini masih bertahan hingga Minggu pagi.
Semua ini berawal dari sebuah pengumuman sederhana. Sabtu pagi lalu, Gedung Putih tiba-tiba membatalkan konferensi pers yang rencananya digelar siang hari. Pengumuman itu keluar sekitar pukul 11.08 waktu setempat. Bagi banyak orang, ini pertanda bahwa Trump takkan muncul di publik untuk sisa hari itu.
Memang, sejak pidato pentingnya tentang Iran pada Rabu malam, Trump tak terlihat lagi. Dia diketahui tetap berada di Washington DC, tidak seperti kebiasaannya pergi ke Mar-a-Lago. Keheningan publik ini, ditambah dengan pembatalan agenda tiba-tiba, cukup untuk memicu spekulasi.
Lalu, spekulasi jadi semakin liar. Beberapa pengguna media sosial mulai memposting soal penutupan jalan dan kemungkinan pembatasan penerbangan di sekitar area Walter Reed. Rumah sakit militer itu, seperti kita tahu, adalah fasilitas utama untuk perawatan presiden. Meski klaim soal penutupan jalan dan larangan terbang itu belum bisa dikonfirmasi kebenarannya, keributan di dunia maya sudah terlanjur terjadi.
Artikel Terkait
Muzani Peringatkan Dampak Perang Timur Tengah Sudah Terasa di Asia Tenggara
Kejagung Amankan Empat Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Video Profil Desa
Ekspor Jatim Tergerus, Defisit Perdagangan Capai US$1,17 Miliar Awal 2026
Direktur PT BSK Buka Suara soal Penyerahan Uang Nonteknis Rp 290 Juta ke Sultan Kemnaker