MURIANETWORK.COM - Pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, TNI mengerahkan tim kesehatan keliling untuk mencegah penyebaran penyakit di lokasi terdampak. Upaya ini dilakukan dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga dan pos pengungsian guna memberikan pengobatan serta konsultasi kesehatan secara cuma-cuma.
Pelayanan Langsung ke Pemukiman Warga
Tim yang terdiri dari dokter dan tenaga medis TNI tersebut berupaya menjangkau masyarakat hingga ke titik terdampak paling terdalam. Di Kelurahan Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, misalnya, mereka menangani seorang balita yang menderita demam disertai batuk pilek pada Jumat (6/2) lalu. Pendekatan serupa juga terlihat di Desa Bonan Lumban, Kelurahan Pasar Baru, di mana seorang tenaga kesehatan dengan cermat memeriksa tekanan darah seorang warga di rumahnya.
Jangkauan Layanan Meluas ke Berbagai Titik Pengungsian
Selain mendatangi pemukiman, pelayanan kesehatan gratis ini juga aktif beroperasi di berbagai tenda pengungsian. Di Kelurahan Lopian, tim medis memberikan konsultasi dan menyalurkan obat-obatan bagi pengungsi yang membutuhkan. Cakupan layanan ini ternyata cukup luas, menjangkau titik-titik pengungsian lain seperti di Desa Hutanabolon Simp Sipange (Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah), Desa Aek Ngadol (Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan), dan Desa Batu Hula (Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan).
Artikel Terkait
KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 200 Ribu Kursi untuk Periode Arus Balik Lebaran
Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 52 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Jakarta
Bapanas Perkuat Cadangan Pangan Antisipasi Godzilla El Nino 2026
Pemerintah Pertimbangkan Relaksasi Produksi Batu Bara dan Nikel Secara Terukur