CFD Kuningan Dimeriahkan Atraksi Ondel-Ondel dan Permainan Tradisional Betawi

- Minggu, 07 Juni 2026 | 02:25 WIB
CFD Kuningan Dimeriahkan Atraksi Ondel-Ondel dan Permainan Tradisional Betawi

Suasana Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu (7/6/2026) tidak hanya diisi oleh warga yang berolahraga atau berekreasi, tetapi juga dimeriahkan oleh atraksi budaya Betawi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sengaja menghadirkan pertunjukan seni dan permainan tradisional sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya di tengah ruang publik yang padat pengunjung.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, menjelaskan bahwa atraksi yang ditampilkan mencakup ondel-ondel hingga permainan tradisional seperti egrang dan gangsing. Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan kearifan lokal kepada masyarakat yang memanfaatkan kawasan bebas kendaraan tersebut.

"Ada ondel-ondel nanti sepanjang jalan Rasuna. Ada tiga grup ondel-ondel jumlahnya 30 orang. Jadi tidak di satu titik, tetapi bergerak terus sepanjang kawasan kegiatan," ujar Miftahulloh, Sabtu (6/6/2026).

Selain pertunjukan ondel-ondel, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta juga menyediakan permainan tradisional yang dapat dicoba langsung oleh pengunjung. Mulai dari egrang hingga gangsing, semua dapat dimainkan secara interaktif di sejumlah titik sepanjang jalur CFD.

"Keterlibatan warga dalam aktivitas budaya menjadi cara efektif untuk mengenalkan kembali warisan budaya yang mulai jarang dimainkan di tengah perkembangan era digital," tuturnya.

Miftah menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan sanggar seni dan komunitas budaya. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mengenal ragam budaya lokal yang menjadi identitas Jakarta.

"Dengan memanfaatkan momentum HBKB, pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui pertunjukan, tetapi juga melalui interaksi langsung yang mendekatkan masyarakat dengan nilai-nilai kearifan lokal," ucapnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar