Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, memberikan apresiasi tinggi terhadap keberanian pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang secara konsisten memberikan kesempatan bermain kepada pemain muda di level senior. Langkah ini dinilai sebagai strategi penting dalam mempercepat proses regenerasi skuad Garuda.
Apresiasi tersebut disampaikan Erick menanggapi debut Mathew Baker, bek muda berusia 17 tahun 23 hari yang resmi menjadi pemain termalam yang pernah memperkuat Timnas Indonesia senior. Menurut Erick, keberanian Herdman tidak hanya berhenti pada memasukkan nama pemain muda ke dalam skuad, tetapi juga benar-benar menurunkannya di lapangan pertandingan.
“Saya terus terang, kembali yang sudah saya sampaikan, respek kepada Coach John yang berani memberikan kesempatan kepada pemain muda. Yang sebelumnya waktu itu Donny, sekarang Mathew Baker dan benar-benar dimainkan. Mathew Baker juga dimainkan, Donny hari ini juga dimainkan,” ujar Erick.
Ia berharap langkah serupa dapat terus berlanjut sehingga proses regenerasi pemain dari kelompok usia muda menuju tim senior berjalan secara berkesinambungan. “Jadi ya, apresiasi kepada John. Mudah-mudahan di bawah Coach John regenerasi pemain terus bisa berlanjut dari U-19, bahkan yang lebih muda, ke pemain senior,” katanya.
Sementara itu, Mathew Baker mengungkapkan perasaan haru yang mendalam setelah menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia senior dalam laga FIFA Matchday melawan Oman. Pemain Melbourne City itu mengaku menangis saat menyanyikan lagu ‘Tanah Airku’ usai pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) malam.
Selepas pertandingan, Mathew mengaku masih sulit menggambarkan perasaan yang dirasakannya. Ia menyebut kesempatan mengenakan seragam Timnas Indonesia senior menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan tidak terlupakan.
“Perasaan ketika saya masuk sebagai pemain pengganti hari ini tidak terlukiskan. Bahkan sekarang, rasanya masih baru saja meresap,” ujar Mathew kepada awak media di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Mathew, puncak emosinya terjadi ketika seluruh pemain dan suporter menyanyikan lagu ‘Tanah Airku’ setelah pertandingan selesai. Momen tersebut membuat seluruh perasaannya seolah tumpah sekaligus. “Saya pikir Anda bisa melihat saat kami menyanyikan ‘Tanah Airku’, semua emosi saya keluar. Saya sangat bahagia. Kata ‘senang’ saja tidak cukup. Saya sangat bahagia,” tutur Mathew.
Artikel Terkait
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Tambrauw Terbukti Masih Berstatus ASN dan Terima Gaji Ganda
Dokter Gia Pratama: Air Putih Murni Kunci Optimalisasi Kerja Ginjal
Warga Vietnam Dideportasi Usai Praktik Dokter Gigi Ilegal di Ciputat
Shin Tae-yong Makin Santer ke Persija, Dua Pemain Asing Ikut Dikaitkan