Intelijen Inggris: Rusia Berpotensi Serang NATO Paling Cepat pada 2030

- Jumat, 05 Juni 2026 | 23:00 WIB
Intelijen Inggris: Rusia Berpotensi Serang NATO Paling Cepat pada 2030

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengungkapkan hasil penilaian intelijen negaranya yang memperkirakan Rusia berpotensi melancarkan serangan terhadap negara-negara anggota NATO paling cepat pada tahun 2030. Peringatan ini disampaikan dalam kunjungannya ke pabrik drone di Inggris barat daya, Jumat (5/6/2026), sekaligus menjadi seruan bagi seluruh aliansi untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

“Ini adalah penilaian intelijen kami dan penilaian negara-negara lain di NATO bahwa Rusia dapat menyerang NATO paling cepat pada tahun 2030,” ujar Starmer kepada awak media, sebagaimana dilansir AFP. Ia menambahkan bahwa urgensi tersebut menjadi alasan utama mengapa pemerintahannya kini memberikan prioritas tinggi pada isu pertahanan.

Peringatan Perdana Menteri Inggris itu selaras dengan proyeksi serupa yang sebelumnya disampaikan sejumlah pemimpin Eropa lainnya. Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, misalnya, pada Desember lalu telah mengingatkan bahwa Rusia “bisa siap menggunakan kekuatan militer terhadap NATO dalam lima tahun.”

Menanggapi ancaman tersebut, Starmer berkomitmen untuk meningkatkan anggaran pertahanan Inggris menjadi 2,5 persen dari produk domestik bruto (PDB) mulai tahun depan. Lebih lanjut, ia menargetkan kenaikan tersebut mencapai tiga persen pada masa parlemen berikutnya. Langkah ini dinilai sebagai bentuk keseriusan London dalam menghadapi dinamika keamanan Eropa yang kian tidak menentu.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags