IHSG Turun 0,53%, Mayoritas Sektor dan Saham Tertekan

- Senin, 06 April 2026 | 17:00 WIB
IHSG Turun 0,53%, Mayoritas Sektor dan Saham Tertekan

Pasar saham Indonesia ditutup dengan catatan merah pada Senin (6/4/2026). IHSG melemah 37,35 poin atau 0,53%, berakhir di level 6.989,43. Suasana perdagangan terlihat cukup lesu, meski masih ada beberapa saham yang mampu mencatatkan kenaikan tajam.

Kalau dilihat dari pergerakannya, mayoritas saham justru tertekan. Dari total saham yang diperdagangkan, 437 tercatat melemah. Sementara yang menguat hanya 264, dan 257 lainnya stagnan. Transaksi hari ini mencapai Rp15,2 triliun dengan volume sekitar 27,7 miliar saham. Angka yang cukup signifikan, tapi rupanya belum cukup untuk mendongkrak indeks.

Tak cuma IHSG, indeks lainnya juga banyak yang ikut merosot. Indeks LQ45 anjlok 0,95% ke 707, diikuti JII yang turun 0,64% ke 476. Indeks IDX30 sedikit lebih baik, hanya turun tipis 0,13% ke 388. Satu-satunya yang memberi sedikit kelegaan adalah indeks MNC36, yang justre menguat 0,14% ke 302.

Di sisi lain, performa sektoral juga tak menggembirakan. Zona merah mendominasi, mencakup sektor-sektor penting seperti konsumer non siklikal, infrastruktur, industri, hingga properti. Teknologi dan keuangan pun ikut terimbas. Namun begitu, masih ada tiga sektor yang bertahan hijau: energi, konsumer siklikal, dan bahan baku. Mereka jadi penyeimbang di tengah tekanan yang meluas.

Meski pasar secara keseluruhan lesu, beberapa saham justru melesat tinggi. Puncak gainers diduduki oleh saham XILV (PT Insight Investments Management Tbk) yang melonjak 34,58% ke Rp134. Di belakangnya, VOKS (PT Voksel Electric Tbk) naik 34,04% ke Rp252, dan ESIP (PT Sinergi Inti Plastindo Tbk) menguat 25,37% ke Rp84. Kenaikan mereka cukup fantastis di tengah sentimen yang cenderung negatif.

Sayangnya, cerita sebaliknya terjadi pada saham-saham yang masuk daftar top losers. DEFI (PT Danasupra Erapacific Tbk) terpangkas 15% ke Rp51. ALKA (PT Alakasa Industrindo Tbk) juga terpuruk, turun 14,92% ke Rp770. Tak ketinggalan, DATA (PT Remala Abadi Tbk) ikut anjlok 14,91% ke Rp1.855. Penurunan mereka menggambarkan betapa selektifnya pasar hari ini.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar