Memang, proses belajar mengajar sebenarnya sudah dimulai lagi sejak 5 Januari lalu. Pemerintah setempat menerapkan skema yang fleksibel. Untuk sekolah yang rusak parah, kegiatan dipindahkan ke tenda darurat. Sementara yang kerusakannya tidak terlalu berat, seperti beberapa sekolah yang disebutkan tadi, diperbaiki dan dibersihkan bertahap.
Selain sekolah-sekolah tadi, pembersihan juga masih berjalan di MTs Negeri Sibolga Aek Parombunan, SDN 155678 Hutanabolon 2, dan SDN 155680 Bonalumban Lingkungan 1. Upaya ini merupakan bagian dari kolaborasi TNI dan pemerintah daerah. Sebuah langkah konkret untuk memulihkan sektor pendidikan pascabencana di Tapanuli.
Dengan pembersihan intensif ini, harapannya jelas. Lingkungan sekolah yang aman dan layak bisa segera dirasakan lagi oleh para siswa. Proses belajar tak boleh terhenti lama.
Artikel Terkait
Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D
IHSG Melemah 0,37%, Analis Soroti Potensi Koreksi dan Peluang Penguatan
BSI Gelar Festival Ramadan di Makassar, Tawarkan Diskon Umrah hingga DP 0% Kendaraan
IJTI Peringatkan Perjanjian Dagang RI-AS Ancam Media Nasional