Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D

- Jumat, 13 Maret 2026 | 00:00 WIB
Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D

Warna merah menyala itu kembali. Industri apparel sepak bola memang tak pernah berhenti berinovasi, dan kali ini giliran Timnas Indonesia yang mendapat sentuhan baru. Brand asal Spanyol, Kelme, baru saja meluncurkan jersey resmi terbaru untuk skuad Garuda. Rilis ini, seperti biasa, langsung mencuri perhatian.

Desainnya modern, ya. Tapi yang lebih menarik justru teknologi di balik kainnya. Mereka menyebut konsepnya "The Anatomy of the Jersey", yang diunggah lewat akun Instagram resmi Kelme Indonesia. Intinya, jersey ini bukan cuma soal tampang, melainkan juga soal fitur-fitur teknis yang dirancang buat bikin pemain lebih nyaman dan percaya diri di lapangan.

Lebih Dari Sekadar Kain Merah

Kalau dilihat sekilas, warnanya tetap merah menyala identitas yang tak tergantikan. Namun, kalau diperhatikan lebih dekat, ada beberapa detail canggih yang jadi andalan.

Misalnya, bagian kerah dan ujung lengannya. Konstruksinya pakai teknik jacquard rib, yang katanya lebih kuat dan nyaman. Lalu ada logo Kelme-nya sendiri, dicetak dengan teknologi high-frequency supaya lebih halus dan awet. Tidak ketinggalan, lambang Garuda Pancasila di dada. Lambang itu dibuat dengan silikon 3D, jadi ada efek timbul yang bikin tampilannya lebih berwibawa.

Material utamanya sendiri memakai kain jacquard dinamis. Ringan dan breathable, kata mereka, sehingga sirkulasi udara lebih baik saat pertandingan berlangsung panas. Bahkan ada detail kecil berupa elemen silikon berkilau yang terinspirasi dari simbol cakar khas Kelme, mereka sebut Lynx Ear Iridescent Silicone. Untuk sekarang, versi lengan pendek yang sudah beredar. Tapi jangan khawatir, versi lengan panjangnya konon akan menyusul segera.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar