Perdagangan saham di akhir pekan ini ditutup dengan sentimen lesu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,37 persen, terpantau di level 7.362. Tekanan jual masih terasa mendominasi pergerakan pasar.
Lalu, bagaimana prospeknya ke depan? Dalam riset terbarunya bertajuk Daily Scope Wave edisi 13 Maret 2026, analis MNC Sekuritas memandang posisi IHSG saat ini kemungkinan sedang berada dalam bagian dari wave [y] dari wave 4. Atau, bisa juga dari wave (2) jika merujuk pada label merah. Intinya, situasinya belum benar-benar stabil.
Kondisi seperti ini, tentu saja, membuat investor harus ekstra hati-hati. Potensi koreksi lanjutan masih mengintai, dengan area yang perlu dicermati berkisar di 7.265 hingga 7.298. Namun begitu, jangan dulu putus asa. Peluang untuk penguatan dalam jangka pendek masih terbuka lebar. Target terdekatnya ada di rentang 7.573 sampai 7.701.
MNC Sekuritas juga mencatat level-level krusial untuk diperhatikan. Di sisi bawah, support IHSG berada di 7.226 dan 7.071. Sementara itu, resistance atau penghalang naiknya indeks ada di level 7.577 dan 7.712.
Rekomendasi Saham Pilihan
CPIN – Buy on Weakness
CPIN masih menunjukkan kekuatan dengan kenaikan 1,38% ke 3.680. Volume pembelian memang mulai menurun, tapi masih mendominasi. Analis memperkirakan saham ini sedang di awal wave (1) dari wave [C].
Rekomendasi beli saat melemah di kisaran 3.530–3.670. Target harga: 3.860 dan 4.180. Stoploss-nya di bawah 3.390.
PTBA – Buy on Weakness
Artikel Terkait
BSI Gelar Festival Ramadan di Makassar, Tawarkan Diskon Umrah hingga DP 0% Kendaraan
IJTI Peringatkan Perjanjian Dagang RI-AS Ancam Media Nasional
Pembentukan DOB Luwu Raya Tertunda, Tunggu Regulasi dan Keputusan Pusat
DPR Tetapkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga sebagai Usulan Inisiatif