ROTTERDAM – Kabar buruk datang dari Woudestein. Miliano Jonathans, striker muda Timnas Indonesia, harus ditandu keluar lapangan hanya sembilan menit setelah masuk sebagai pemain pengganti untuk Excelsior. Saat itu, Minggu (8/3/2026), timnya kalah 1-2 dari SC Heerenveen. Yang paling mencemaskan adalah kondisi lututnya. Dia terlihat jelas kesakitan, memegangi bagian itu, dan air mata pun tak tertahankan. Dugaan terburuk pun mengemuka.
Dua hari berselang, lewat Instagram, Miliano mengonfirmasi kekhawatiran semua orang. “Apa yang bisa kukatakan,” tulisnya. “Bukan kabar yang kuharapkan, robekan ACL kedua dalam 2 tahun.”
Ucapan itu seperti pukulan. Cedera ligamen lutut anterior (ACL) bukan main-main; proses pemulihannya panjang dan melelahkan. Apalagi ini adalah kali kedua dia mengalaminya dalam waktu yang terhitung singkat. Masa depannya di lapangan hijau, setidaknya untuk beberapa bulan ke depan, langsung terasa suram.
Namun begitu, di tengah kabar suram itu, dukungan justru mengalir deras. Terutama dari rekan-rekan sesama pemain Timnas Indonesia. Mereka berduyun-duyun memberi semangat di kolom komentar postingan Miliano.
Jay Idzes dan Mauro Zijlstra termasuk yang paling cepat merespons. Pesan mereka singkat tapi padat: “Kembali lebih kuat, bro.”
Tak hanya mereka, nama-nama seperti Stefano Lilipaly dan Ole Romeny juga turut menyampaikan simpati dan dukungan. Solidaritas ini setidaknya menjadi secercah cahaya bagi Miliano di saat-saat terberatnya.
Dampak cedera ini jelas signifikan. Agenda terdekat Timnas Indonesia, FIFA Series 2026 yang digelar akhir Maret nanti, hampir pasti akan berlalu tanpa dirinya. Padahal, nama Miliano sempat masuk dalam daftar sementara 41 pemain pilihan pelatih John Herdman. Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis, dengan kemungkinan melawan pemenang laga Kepulauan Solomon vs Bulgaria jika lolos.
Di sisi lain, di balik semua ini, tekad Miliano justru terlihat membara. Di akhir postingannya, dia menegaskan komitmennya untuk bangkit. “Aku akan kembali lebih kuat,” janjinya. Sebuah tekad yang mungkin menjadi satu-satunya penghiburan bagi sang striker berusia 21 tahun, dan juga bagi para penggemarnya yang kini hanya bisa menunggu dan berdoa untuk kesembuhannya.
Artikel Terkait
Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand Usai Alwi Farhan Tumbang di Piala Thomas 2026
Veda Ega Pratama Bangkit dari P17 ke P6 di Moto3 Spanyol
John Herdman Panggil Thom Haye hingga Saddil Ramdani di TC Perdana Timnas, Target Juara Piala AFF 2026 Mulai Digarap
Real Madrid Siap Sambut Endrick, Arsenal Mulai Pantau Striker Muda Brasil