Miliano Jonathans Alami Cedera ACL Kedua, Absen dari FIFA Series 2026

- Rabu, 11 Maret 2026 | 23:00 WIB
Miliano Jonathans Alami Cedera ACL Kedua, Absen dari FIFA Series 2026

ROTTERDAM – Kabar buruk datang dari Woudestein. Miliano Jonathans, striker muda Timnas Indonesia, harus ditandu keluar lapangan hanya sembilan menit setelah masuk sebagai pemain pengganti untuk Excelsior. Saat itu, Minggu (8/3/2026), timnya kalah 1-2 dari SC Heerenveen. Yang paling mencemaskan adalah kondisi lututnya. Dia terlihat jelas kesakitan, memegangi bagian itu, dan air mata pun tak tertahankan. Dugaan terburuk pun mengemuka.

Dua hari berselang, lewat Instagram, Miliano mengonfirmasi kekhawatiran semua orang. “Apa yang bisa kukatakan,” tulisnya. “Bukan kabar yang kuharapkan, robekan ACL kedua dalam 2 tahun.”

Ucapan itu seperti pukulan. Cedera ligamen lutut anterior (ACL) bukan main-main; proses pemulihannya panjang dan melelahkan. Apalagi ini adalah kali kedua dia mengalaminya dalam waktu yang terhitung singkat. Masa depannya di lapangan hijau, setidaknya untuk beberapa bulan ke depan, langsung terasa suram.

Namun begitu, di tengah kabar suram itu, dukungan justru mengalir deras. Terutama dari rekan-rekan sesama pemain Timnas Indonesia. Mereka berduyun-duyun memberi semangat di kolom komentar postingan Miliano.

Jay Idzes dan Mauro Zijlstra termasuk yang paling cepat merespons. Pesan mereka singkat tapi padat: “Kembali lebih kuat, bro.”

Tak hanya mereka, nama-nama seperti Stefano Lilipaly dan Ole Romeny juga turut menyampaikan simpati dan dukungan. Solidaritas ini setidaknya menjadi secercah cahaya bagi Miliano di saat-saat terberatnya.

Dampak cedera ini jelas signifikan. Agenda terdekat Timnas Indonesia, FIFA Series 2026 yang digelar akhir Maret nanti, hampir pasti akan berlalu tanpa dirinya. Padahal, nama Miliano sempat masuk dalam daftar sementara 41 pemain pilihan pelatih John Herdman. Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis, dengan kemungkinan melawan pemenang laga Kepulauan Solomon vs Bulgaria jika lolos.

Di sisi lain, di balik semua ini, tekad Miliano justru terlihat membara. Di akhir postingannya, dia menegaskan komitmennya untuk bangkit. “Aku akan kembali lebih kuat,” janjinya. Sebuah tekad yang mungkin menjadi satu-satunya penghiburan bagi sang striker berusia 21 tahun, dan juga bagi para penggemarnya yang kini hanya bisa menunggu dan berdoa untuk kesembuhannya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar