Di Tapanuli Tengah dan Selatan, Sumatera Utara, suasana gotong royong masih terasa. Personel TNI AD masih sibuk membersihkan sisa-sisa bencana yang melanda sejumlah sekolah. Tujuannya jelas: agar anak-anak bisa kembali belajar dengan normal secepat mungkin.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (26/1/2026), setidaknya sembilan sekolah masih dalam tahap pembersihan. Lumpur dan material banjir yang memenuhi ruang kelas perlahan-lahan diangkut. Di lokasi seperti SD 100723 Desa Aek Ngadol dan Madrasah Ibtidaiyah Hutagodang, upaya pemulihan ini masih berlangsung. Begitu pula di SMA Santo Fransiskus Aek Tolang dan SD 155680 Tukka.
Namun begitu, ada juga titik-titik terang. Di beberapa tempat, hasil kerja keras mereka sudah tampak. Halaman SMP Fransiskus, misalnya, kini sudah bersih. Kondisi yang sama terlihat di SDN 152981 Tukka 1A dan 1B. Bangunannya sudah rapi, siap lagi untuk diisi riuh rendah siswa.
“Kami berharap para siswa bisa segera kembali belajar dengan nyaman,” kata seorang personel yang enggan disebut namanya, sambil menyeku keringat. Semangat mereka tak surut meski pekerjaan berat.
Artikel Terkait
KPK Selidiki Gus Alex, Diduga Jadi Pipa Aliran Dana Travel Haji ke Kemenag
Menteri Lingkungan Hidup Bongkar Lubang Korupsi di Balik Gunungan Sampah
Darurat Sampah Merata, Menteri KLHK Soroti Denpasar dan Tangsel
Saksi Bongkar Setoran Non-Teknis untuk Biaya Dinas Luar Negeri Atasan