DPR dan Kemenhaj Pastikan Persiapan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Konflik Timur Tengah

- Kamis, 12 Maret 2026 | 00:05 WIB
DPR dan Kemenhaj Pastikan Persiapan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Konflik Timur Tengah

Meski situasi di Timur Tengah masih memanas, pelaksanaan haji 2026 dipastikan tetap berjalan. Itulah optimisme yang disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri. Menurutnya, hingga saat ini belum terlihat indikasi bahwa konflik yang terjadi akan sampai mengganggu wilayah suci Makkah dan Madinah.

Abidin menegaskan, pihaknya terus mengawal persiapan haji tahun depan secara penuh. Mulai dari soal regulasi, teknis lapangan, sampai pembiayaan. Semua dirancang dengan matang bersama Kementerian Haji dan Umrah.

"Kami di Komisi VIII terus mengawal persiapan haji 2026 secara menyeluruh, termasuk aspek regulasi, teknis, dan pembiayaan, serta kesiapan secara terencana yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah. Masyarakat diminta tetap tenang karena belum ada indikasi konflik akan mengganggu wilayah suci Makkah dan Madinah,"

Pernyataan itu disampaikannya kepada para wartawan, Rabu lalu. Politisi PDIP ini tampak yakin. Persiapan akan lancar sesuai rencana, apalagi belum ada isyarat pelarangan dari otoritas Arab Saudi seperti yang dulu terjadi di masa pandemi.

Namun begitu, Abidin menekankan satu hal krusial: komunikasi. Koordinasi intensif antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi mutlak diperlukan. Tujuannya jelas, agar informasi yang sampai ke calon jemaah tidak simpang siur dan mereka bisa berangkat dengan tenang.

"Pemerintah memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan, sambil menjaga agar pelayanan jemaah tetap optimal tanpa mengurangi kuota atau kualitas,"

Komitmen pengawasan ketat juga ditegaskannya. Ibadah haji 1447 H atau 2026 M ini, harus bisa memberikan layanan yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah Indonesia.

Di sisi lain, keyakinan serupa datang dari Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan. Ia mengaku, persiapan haji 2026 hingga detik ini masih berjalan sesuai jadwal. Meski konflik di kawasan itu belum mereda, ritme persiapan di Tanah Suci tak terganggu.

"Sampai hari ini kita persiapan tetap jalan. Teman-teman Saudi, Kementerian Haji Saudi juga berkomunikasi bahwa persiapan kita bagus. Mereka di sana juga menyiapkan semuanya dengan bagus,"

Ucap Gus Irfan di Senayan, Rabu kemarin. Situasi di Makkah dan Madinah, katanya, masih baik-baik saja. Tapi ya, kita harus realistis. Kemenhaj sendiri ternyata sudah menyiapkan beberapa skenario cadangan. Siapa tahu, untuk menghadapi kemungkinan terburuk jika perang ternyata berkepanjangan.

"Jadi sampai hari ini, kita asumsikan semuanya berjalan dengan baik. Situasi di sana juga akan membaik. Asumsi sampai hari ini,"

Ia menambahkan, dengan nada lega, "Hari ini masih on schedule. Belum ada perubahan. Alhamdulillah, mudah-mudahan ini terus berjalan."

Jadi, untuk sekarang, semua masih berjalan sesuai rencana. Persiapan terus digenjot, sambil berharap situasi keamanan di kawasan itu segera menemui titik terang.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar