Venus dan Jupiter Tampak Saling Berdekatan Malam Ini, Fenomena Konjungsi Langka Terjadi

- Selasa, 09 Juni 2026 | 14:45 WIB
Venus dan Jupiter Tampak Saling Berdekatan Malam Ini, Fenomena Konjungsi Langka Terjadi

Langit malam ini akan menyuguhkan pemandangan langka: dua planet terang, Venus dan Jupiter, tampak nyaris bersentuhan dalam sebuah fenomena astronomi yang dikenal sebagai konjungsi. Peristiwa ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.35 WIB, dengan jarak sudut atau elongasi hanya 1,6 derajat. Bagi pengamat di Bumi, ilusi perspektif dua dimensi membuat kedua planet itu seolah berdekatan, padahal kenyataannya mereka terpisah oleh jarak ratusan juta kilometer di ruang angkasa.

Fenomena ini terjadi ketika Venus dan Jupiter berada pada arah yang hampir sama jika diamati dari Bumi. Konjungsi semacam ini dimungkinkan oleh perbedaan kecepatan orbit masing-masing planet saat mengelilingi Matahari. Venus, misalnya, mampu menyelesaikan satu putaran orbit dalam waktu 224,7 hari. Sementara itu, Jupiter membutuhkan waktu sekitar 11,86 tahun untuk menempuh perjalanan yang sama. Perbedaan laju inilah yang menyebabkan kedua planet sesekali tampak berdekatan, meskipun secara aktual berada di lokasi yang sangat berjauhan.

Selama konjungsi berlangsung, Venus akan tampak lebih terang dibandingkan Jupiter. Hal ini disebabkan oleh perbedaan magnitudo: Venus memiliki nilai sekitar -3,9, sedangkan Jupiter berada di angka -1,7. Dalam astronomi, semakin kecil nilai magnitudo, semakin terang objek tersebut. Dengan demikian, Venus akan menjadi titik cahaya yang paling mencolok di langit malam ini.

Waktu terbaik untuk menyaksikan pertemuan kedua planet ini adalah setelah Matahari terbenam, yakni sekitar 40 menit hingga dua jam pascamatahari terbenam. Namun, kesempatan untuk mengamati fenomena ini tergolong singkat, hanya sekitar satu jam sebelum keduanya tenggelam di bawah cakrawala. Untuk mendapatkan pengalaman optimal, pengamat disarankan memilih lokasi yang lebih tinggi dengan pemandangan langit yang luas, tanpa terhalang gedung atau pepohonan.

Pengamatan bisa dimulai sekitar 30 hingga 45 menit setelah Matahari terbenam. Cukup arahkan pandangan ke langit dan cari objek yang paling terang. Jika ingin mencari planet lain seperti Merkurius yang berada di bawah Venus dan Jupiter, alat bantu seperti teropong dapat digunakan. Namun, penting untuk diingat bahwa teleskop atau binokular tidak boleh digunakan sebelum Matahari benar-benar tenggelam, karena sinar matahari langsung berisiko membahayakan penglihatan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar