Menlu Iran Tegaskan Selat Hormuz Bukan Perairan Internasional dan Peringatkan AS untuk Tidak Intervensi

- Rabu, 10 Juni 2026 | 12:05 WIB
Menlu Iran Tegaskan Selat Hormuz Bukan Perairan Internasional dan Peringatkan AS untuk Tidak Intervensi

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dengan tegas menyatakan bahwa Selat Hormuz bukanlah perairan internasional, melainkan jalur air yang terbagi antara Iran dan Oman. Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi negara-negara asing, khususnya Amerika Serikat, untuk tidak melakukan intervensi di kawasan strategis tersebut.

Dalam unggahannya di media sosial X pada Selasa (9/6), Araghchi menuliskan bahwa batas maritim di Selat Hormuz sudah sangat jelas dan tidak dapat diperdebatkan. “Selat Hormuz BUKAN perairan internasional tetapi dibagi antara Iran dan Oman, dan terletak ribuan mil jauhnya dari pantai Amerika Serikat,” tulis diplomat senior itu, sebagaimana dilaporkan oleh media Iran, Press TV, pada Rabu (10/6/2026).

Unggahan tersebut turut menyertakan peta yang menggambarkan kontur batas maritim antara kedua negara pesisir Teluk Persia. Peta itu, menurut Araghchi, mencerminkan kedaulatan penuh Iran dan Oman atas jalur air tersebut sekaligus menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi klaim internasional di kawasan itu.

Di sisi lain, Araghchi juga mengingatkan tentang kesiapan penuh Angkatan Bersenjata Iran dalam menghadapi setiap potensi pelanggaran. “Angkatan Bersenjata kita yang tangguh selalu siaga terhadap setiap pelanggaran wilayah udara, darat, atau perairan Iran,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan pasukan asing di dekat wilayah Iran selalu membawa risiko, baik akibat kesalahan manusia, kecelakaan biasa, maupun kemungkinan terlibat dalam baku tembak. “Untuk mengurangi risiko, solusi terbaik adalah agar pasukan asing segera meninggalkan lingkungan yang tidak akan pernah ramah terhadap kehadiran musuh,” imbuh Araghchi.

Meskipun demikian, Menlu Iran itu menegaskan bahwa negaranya tetap mengutamakan jalur diplomasi. Namun, ia juga mengingatkan bahwa Angkatan Bersenjata Iran telah menunjukkan selama berbagai episode agresi asing bahwa mereka “juga tahu bagaimana berbicara dalam bahasa lain.” Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa Iran tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika kedaulatannya terus terusik.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar