Ribuan Warga Karawang Desak Penutupan Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Dugaan Pesta Sesama Jenis

- Rabu, 10 Juni 2026 | 12:20 WIB
Ribuan Warga Karawang Desak Penutupan Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Dugaan Pesta Sesama Jenis

Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Karawang (AMK) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (10/6/2026). Aksi tersebut digerakkan oleh tuntutan agar tempat hiburan malam Theater Night Mart (TNM) ditutup secara permanen, menyusul dugaan pesta sesama jenis yang terjadi di lokasi itu dan menjadi sorotan publik.

Aksi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat itu dimulai sejak pagi hari. Massa terlebih dahulu berkumpul di Islamic Center Karawang, kemudian melakukan long march menuju Kompleks Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah dan DPRD.

Sesampainya di lokasi, situasi sempat memanas ketika sejumlah demonstran mendorong pintu gerbang Kantor Bupati hingga hampir roboh. Namun, aparat keamanan yang berjaga berhasil mengendalikan keadaan sehingga jalannya aksi tetap berlangsung kondusif.

Para pengunjuk rasa menilai dugaan pesta sesama jenis tersebut telah menimbulkan keresahan yang meluas di tengah masyarakat. Mereka juga menyebut peristiwa itu telah mencoreng citra Karawang yang selama ini dikenal sebagai kota santri.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karawang menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi sosial yang berkembang di daerah. Menurutnya, pemerintah daerah harus bersikap tegas dalam menyikapi persoalan yang menjadi perhatian publik.

Selain menuntut penutupan permanen tempat hiburan malam tersebut, massa juga mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk membuka hasil penyelidikan secara transparan kepada masyarakat. Mereka menilai keterbukaan informasi penting untuk mencegah munculnya spekulasi dan menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan aturan.

Dalam aksi itu, perwakilan massa akhirnya diterima oleh unsur Pemerintah Kabupaten Karawang dan DPRD Karawang untuk berdialog mengenai sejumlah tuntutan yang disampaikan. Hingga aksi berakhir, belum ada keputusan resmi terkait tuntutan penutupan permanen tempat hiburan malam yang menjadi sasaran protes.

Massa menegaskan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah peserta yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah daerah.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar