Pembicaraan Rahasia Trump dan Al-Sharaa: Nasib Kurdi Jadi Taruhan

- Selasa, 20 Januari 2026 | 03:42 WIB
Pembicaraan Rahasia Trump dan Al-Sharaa: Nasib Kurdi Jadi Taruhan

Memang ada sedikit kendala teknis. Pertemuan langsung dengan Mazloum Abdi sempat ditunda hingga Senin karena cuaca buruk. Tapi, jangan salah. Menurut Sharaa, kesepakatan intinya sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak. Tujuannya jelas: menenangkan situasi yang memanas. Rincian teknisnya baru akan dibahas kemudian.

Sharaa menjelaskan, kesepakatan ini bukan hal yang sama sekali baru. Ia berdasar pada semangat perjanjian yang sudah ditandatangani pada Maret tahun lalu. Hanya saja, kali ini ada dorongan yang lebih kuat untuk benar-benar diwujudkan.

Di sisi lain, Sharaa juga punya pesan khusus untuk suku-suku Arab yang jadi mayoritas di Provinsi Raqa dan Deir Ezzor wilayah yang saat ini dikuasai oleh kelompok Kurdi. Ia mendesak mereka untuk tetap tenang dan menjaga ketertiban.

Harapannya tentu besar. Sharaa berharap momen ini bisa jadi titik balik. Awal yang baik untuk membangun kembali Suriah yang porak-poranda, sekaligus menciptakan keamanan dan stabilitas yang sudah lama dinanti.

“Bahwa Suriah mengakhiri keadaan perpecahannya saat ini dan bergerak menuju keadaan persatuan dan kemajuan,” pungkasnya penuh harap. Sebuah cita-cita yang, setelah bertahun-tahun konflik, terdengar seperti embun di tengah gurun.


Halaman:

Komentar