Suasana di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis malam itu terasa hangat. Presiden Prabowo Subianto menyambut ratusan ulama dan tokoh ormas Islam dalam sebuah acara silaturahmi. Pertemuan ini bukan sekadar formalitas, tapi forum dialog nyata untuk membahas isu-isu strategis, mulai dari dinamika geopolitik global hingga langkah diplomasi Indonesia di Timur Tengah.
Muhadjir Effendy, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal, hadir dalam pertemuan itu. Ia menjelaskan, Presiden Prabowo secara langsung membeberkan alasan dan proses panjang di balik keterlibatan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP).
Menurutnya, Presiden memilih strategi 'struggle from within' berjuang dari dalam. Pendekatan ini, katanya, tetap berpegang teguh pada konstitusi dan komitmen pada solusi dua negara.
Dukungan untuk kemerdekaan Palestina, tegas Muhadjir, adalah pegangan utama. Ikhtiar mewujudkannya harus terus berjalan, apapun risikonya. Poin ini bahkan tertuang jelas dalam perjanjian BoP. “Saya kira itu yang jadi pegangan kita,” lanjutnya, “dengan demikian maka tadi para ulama, para tokoh-tokoh agama, semuanya sepakat dengan apa yang telah disampaikan oleh Bapak Presiden.”
Artikel Terkait
Sidang Etik Ungkap Dugaan Kesepakatan Polisi dengan Bandar Narkoba di Toraja Utara
Malut United vs PSM Makassar Berebut Angka Krusial di BRI Liga 1
Remaja di Gowa Tembus Mata Peluru Jelly, Polisi Kejar Pelaku
Rem Blong Truk Kontainer Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, 2 Tewas