Nama Shin Tae-yong kembali menjadi perbincangan hangat di jagat sepak bola nasional setelah media Korea Selatan mengabarkan bahwa ia menjadi kandidat terkuat untuk menangani Persija Jakarta pada musim depan. Rumor ini menguat setelah Persija resmi berpisah dengan pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, usai kompetisi Liga 1 musim 2025/2026 berakhir.
Meskipun berhasil membawa Macan Kemayoran finis di peringkat ketiga dengan raihan 71 poin, kegagalan meraih gelar juara menjadi alasan utama manajemen melakukan perubahan di kursi pelatih. Keputusan ini membuka peluang bagi Shin Tae-yong untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Souza.
Media Korea Selatan, News Worker, menyoroti bahwa teka-teki masa depan pelatih asal Negeri Ginseng itu mulai menemukan titik terang. Komunikasi antara pihak Persija dan kubu Shin Tae-yong disebut sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu, terutama saat manajemen mulai menjajaki kemungkinan kerja sama jika Mauricio gagal memenuhi target klub.
Faktor lain yang memperkuat peluang Shin Tae-yong adalah komposisi skuad Persija saat ini yang diperkuat sejumlah pemain andalan yang pernah dilatihnya di Timnas Indonesia. Nama-nama seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, dan Dony Tri Pamungkas sudah memahami filosofi permainan Shin, sehingga proses adaptasi diprediksi akan berjalan lebih mulus bila kerja sama itu terwujud.
Di sisi lain, kedekatan emosional Shin Tae-yong dengan Indonesia juga menjadi sorotan. Setelah tidak lagi menangani Timnas Indonesia, ia beberapa kali datang ke Tanah Air dan tetap aktif mengikuti perkembangan sepak bola nasional. Pada Maret lalu, ia terlihat menyaksikan pertandingan Persija secara langsung di Stadion Internasional Jakarta. Momen tersebut semakin memunculkan spekulasi bahwa hubungan antara Shin Tae-yong dan Persija tidak pernah benar-benar renggang.
Faktor lingkungan yang mendorong prediksi kuat penunjukan Shin Tae-yong adalah kekuatan finansial klub yang luar biasa. Meskipun gaji tinggi Shin sering menjadi hambatan bagi klub lokal, fakta bahwa sponsor utama Persija adalah Hyundai Motor Company menciptakan kondisi optimal. Dukungan finansial ini tidak hanya menutupi gaji tinggi pelatih tersebut, tetapi juga membuka potensi sinergi pemasaran yang besar.
Kendati demikian, peluang Shin Tae-yong menuju Persija belum sepenuhnya mulus. Beberapa nama lain, termasuk legenda klub Luciano Leandro, juga dikabarkan masuk dalam radar manajemen. Karena itu, keputusan akhir masih menunggu pengumuman resmi dari Persija.
Jika Shin Tae-yong benar-benar berlabuh di Jakarta, ia akan menyusul sejumlah pelatih Korea Selatan yang tengah bersinar di Asia Tenggara, seperti Park Hang-seo di Thailand, Kim Sang-sik di Vietnam, dan Kim Pan-gon di Malaysia.
Artikel Terkait
PB Djarum Buka Audisi Umum 2026 di Tiga Kota, Cari Bibit Muda Penerus Kevin Sanjaya
Pelatih Oman Akui Keunggulan Timnas Indonesia Usai Dibantai 3-0 di SUGBK
Marquez Sebut Duel Bezzecchi vs Martin Jadi Perebutan Gelar MotoGP Paling Menarik
Timnas Indonesia Akhirnya Kalahkan Oman Setelah 38 Tahun, Pelatih John Herdman Puji Penampilan Emil Audero