RSC Anderlecht akan menjamu Hammarby IF pada leg kedua babak kualifikasi kedua Liga Europa di Stadion Lotto Park, Brussels, Kamis (30/7/2026) malam. Tiket pertandingan telah habis terjual, menandakan antusiasme tinggi suporter tuan rumah yang berharap timnya meraih kemenangan pertama di bawah pelatih anyar, Vítor Bruno.
Leg pertama di Stockholm berakhir imbang 1-1. Anderlecht unggul lebih dulu melalui tendangan bebas Danylo Sikan pada menit keenam, namun Hammarby menyamakan kedudukan lewat Frank Adjei di menit ke-89 setelah Nathan Saliba menerima kartu merah. Hasil itu membuat laga di Brussels menjadi penentu.
Anderlecht dipastikan kehilangan Saliba akibat sanksi kartu merah. Lukas Ambros diproyeksikan menggantikannya. Selain itu, tim tuan rumah juga tanpa Cedric Hatenboer, Ilay Camara, Killian Sardella, dan Lucas Hey yang mengalami cedera.
Pelatih Vítor Bruno, yang baru menangani Anderlecht, berambisi meraih kemenangan resmi pertamanya. "Ini adalah momen penting bagi kami untuk menunjukkan performa terbaik di hadapan suporter sendiri," ujarnya. Bruno menilai laga akan berjalan ketat karena lawan memiliki keunggulan kondisi fisik dari kompetisi domestik yang tengah bergulir.
"Segalanya mungkin terjadi karena kami tidak bisa menganggap diri kami sebagai favorit melawan tim berkualitas yang sudah memiliki banyak pertandingan kompetitif," kata Bruno. Ia pun meminta dukungan penuh dari para pendukung yang memadati stadion. "Saya tidak berharap mereka mengubah cara bermain dibandingkan leg pertama. Perbedaan terbesar adalah kami akan bermain di kandang, di depan stadion yang penuh sesak."
Bruno menambahkan bahwa atmosfer stadion dapat meningkatkan motivasi pemain. "Saya mengundang mereka untuk bermain bersama kami besok. Mereka bisa mengangkat kami ke level lain. Mereka tidak dapat membayangkan betapa pentingnya mereka bagi tim semuda ini." Ia berharap tekanan suporter tuan rumah mampu menyulitkan tim tamu. "Saya ingin Hammarby merasakan tingkat kesulitan yang sama seperti yang saya rasakan ketika saya datang ke sini bersama Porto."
Gelandang Anderlecht, Marco Kana, menegaskan kesiapan timnya untuk bangkit dan menghindari kegagalan musim lalu saat mereka tersingkir oleh klub Swedia lainnya, Häcken. "Hanya kelolosan yang penting," ujarnya. "Kita harus pastikan itu tidak terjadi lagi." Kana menilai kehadiran pendukung memberikan dorongan besar. "Dukungan penuh dari suporter akan memberikan energi ekstra."
"Kami hanya memiliki satu tujuan: lolos," tegas Kana. Ia menambahkan bahwa riwayat pertandingan sebelumnya menjadi bahan evaluasi. "Apa yang terjadi musim lalu harus menjadi motivasi bagi kami. Menghadapi tim Swedia lainnya memberi kami kesempatan untuk menunjukkan bahwa hal itu tidak akan terjadi lagi kali ini. Kami ingin menjadi tim yang dominan, baik saat menguasai bola maupun tidak. Kami tahu kualitas kami dan kami tahu kami bisa menyakiti mereka."
Kana juga mengomentari perannya yang kini dikelilingi pemain muda dari akademi klub. "Ini perasaan yang luar biasa. Beberapa tahun lalu, saya berada di posisi yang sama dengan Kalonji, Ojea, Onia Seke, dan Nga Kana. Saya adalah pemain berusia 17 tahun yang dikelilingi oleh pemain-pemain berpengalaman, dan sekarang, jika bisa dikatakan demikian, saya adalah salah satu anggota senior di skuad. Di lapangan, Anda tidak memikirkan usia karena Anda fokus pada permainan. Namun ketika Anda merenungkannya setelah itu, itu adalah sesuatu yang spesial. Itulah arti RSCA sebenarnya. Selalu ada pemain muda yang bermunculan, sementara pemain yang lebih berpengalaman melakukan segalanya untuk membimbing mereka. Itu adalah bagian dari DNA kami."
Sementara itu, Hammarby datang ke Brussels dengan menempati posisi kedua klasemen sementara Liga Swedia setelah 15 pertandingan: delapan kemenangan, tiga imbang, dan empat kalah. Mereka mencatat pertahanan terbaik dengan baru kebobolan 15 gol, namun performa tandang hanya meraih dua kemenangan dari tujuh laga. Manajer Henrik Rydström menyatakan kesiapan timnya. "Kami datang dengan persiapan matang dan siap memberikan perlawanan sengit di Brussels." Ia menambahkan, "Kami akan bermain disiplin dan memanfaatkan kondisi fisik yang lebih baik."