Jakarta Kinerja BRI hingga akhir tahun 2025 tetap solid. Yang menarik, perusahaan-perusahaan anak di bawah grup kini jadi pilar penting. Sinergi antar entitas itu rupanya berbuah manis, mendorong pertumbuhan yang berkualitas sekaligus berkelanjutan.
Angkanya cukup berbicara. Hingga Triwulan IV 2025, total aset perusahaan anak BRI melonjak 23,3% dibanding tahun sebelumnya, mencapai Rp267 triliun. Dari sisi laba bersih, pertumbuhannya juga impresif, naik 16,1% year-on-year menjadi Rp10,38 triliun.
Aquarius Rudianto, Direktur Network dan Retail Funding BRI, mengonfirmasi hal ini dalam jumpa pers di kantor pusat, Kamis lalu. Menurutnya, kontribusi perusahaan anak terhadap laba konsolidasi grup sudah mencapai 18,2%. Untuk aset, kontribusinya sekitar 12,51%.
“Kami bagian dari Transformasi BRIVolution Reignite,” ujar Aquarius.
“Di sini, kami mendorong sumber pertumbuhan baru lewat penguatan perusahaan anak. Kontribusi positif mereka membuktikan kolaborasi lintas unit bisnis makin solid. Ini jelas memberi nilai tambah bagi pertumbuhan BRI Group.”
Memang, saat ini ada sepuluh perusahaan anak yang beroperasi di berbagai lini. Mulai dari Pegadaian, PNM, BRI Life, sampai ke BRI Ventures. Masing-masing punya peran strategisnya sendiri, memperkuat daya saing sekaligus memperluas jangkauan layanan ke lebih banyak segmen masyarakat.
Artikel Terkait
Fadli Zon Bahas Strategi Paviliun Indonesia untuk Comeback di Venice Biennale 2026
Fitch Turunkan Outlook Kredit Indonesia, Pemerintah dan BI Tegaskan Fundamental Masih Kuat
Polisi Identifikasi Pelaku Aksi Zig-zag Mobil di Tol Becakayu
Sido Muncul Salurkan Bantuan Rp 200 Juta untuk Seribu Anak Yatim di Ramadan