IHSG Menguat 0,95% ke Level 8.165,69, Transaksi Awal Tembus Rp1,5 Triliun
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Selasa (21/10/2025), menunjukkan kinerja positif dengan dibuka menguat 0,95 persen ke level 8.165,69. Penguatan berlanjut hanya semenit setelah perdagangan dimulai, dengan IHSG naik 1 persen ke posisi 8.170.
Pergerakan pasar saham Indonesia hari ini didominasi oleh sentimen positif, terlihat dari 322 saham yang menguat, 162 saham melemah, dan 472 saham lainnya stagnan. Transaksi pada sesi awal perdagangan telah menyentuh nilai fantastis sebesar Rp1,5 triliun dengan volume perdagangan mencapai 1,8 miliar saham.
Pergerakan Indeks Utama dan Sektoral
Indeks-indeks utama lainnya juga mencatatkan kinerja gemilang. Indeks LQ45 naik signifikan 1,79 persen ke level 810,55. Sementara itu, Indeks JII menguat 1,04 persen ke 563,67, indeks MNC36 melonjak 1,83 persen ke 331,94, dan IDX30 naik 1,76 persen ke 422,64.
Dari sisi sektoral, hampir semua indeks catatkan penguatan. Sektor properti menjadi penyumbang kenaikan tertinggi dengan melonjak 2,54 persen. Diikuti oleh sektor bahan baku yang naik 1,13 persen dan transportasi yang menguat 1 persen. Sektor keuangan dan infrastruktur juga tumbuh positif, masing-masing naik 0,97 persen dan 0,83 persen. Sektor energi, konsumer siklikal, industri, teknologi, dan kesehatan juga ditutup di zona hijau. Hanya satu sektor yang tercatat melemah, yaitu sektor konsumer non-siklikal yang turun 0,65 persen.
Top Gainers dan Top Losers Saham Hari Ini
Pada perdagangan Selasa ini, tiga saham merajai posisi top gainers:
- PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) melonjak 24,75 persen ke Rp3.780.
- PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) menguat 24,60 persen ke Rp466.
- PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) naik 19,67 persen ke Rp7.300.
Di sisi lain, tiga saham yang masuk dalam daftar top losers adalah:
- PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) terkoreksi 14,98 persen ke Rp1.930.
- PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melemah 14,97 persen ke Rp795.
- PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) turun 14,94 persen ke Rp12.525.
Artikel Terkait
RUPSLB PT Raharja Energi Cepu Ditunda karena Tunggu Klarifikasi OJK
Pendapatan Bluebird Kuartal I 2026 Tembus Rp1,45 Triliun, Naik 11,6 Persen
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Didorong Harapan Damai Timur Tengah dan Lonjakan Saham AMD
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi Baru, Didorong Saham AMD dan Meredanya Ketegangan Timur Tengah