Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho, menggagas pendekatan baru dalam hubungan antara aparat dan pengemudi ojek online (ojol) melalui kegiatan bertajuk Polantas Menyapa yang digelar di Kota Bogor, Jawa Barat. Dalam suasana penuh keakraban, jenderal bintang dua itu tidak hanya mengajak komunitas ojol untuk bertransformasi menjadi pelopor keselamatan di jalan raya, tetapi juga menempatkan mereka sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Saya punya mimpi besar bahwa saya Kakorlantas Polri, saya tidak bangga untuk melakukan penegakan hukum. Kami tidak senang untuk menilang. Tetapi kami bangga ketika Bapak Ibu semuanya menjadi pelopor keselamatan, patuh dengan dirinya sendiri, taat dengan dirinya sendiri tentang lalu lintas,” ujar Irjen Agus dalam acara yang berlangsung pada Rabu (6/5/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Raydian Kokrosono, serta Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Rio Wahyu Anggoro.
Irjen Agus menegaskan bahwa wajah Polantas saat ini telah berubah sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat secara ikhlas. Ia memposisikan komunitas ojol bukan sekadar pengguna jalan, melainkan sahabat dekat dan saudara bagi institusi Polri. Bahkan, dalam kesempatan itu, ia melontarkan pernyataan emosional yang mengundang tepuk tangan riuh para pengemudi ojol yang hadir.
“Jangan lupa juga ketika nanti mungkin akan menikahkan anaknya, tolong undang saya. Ketika ada waktu, saya prioritaskan untuk datang. Karena apa pesan dari Pak Kapolri, bahwa ojek online adalah sahabatnya Polri. Ojek online adalah sahabatnya Polantas,” katanya.
Menurutnya, komunikasi dua arah dan silaturahmi menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan. “Pendekatan Polantas saat ini adalah pendekatan dengan hati. Silaturahmi, duduk bersama, diskusi apa persoalan yang ada di jalan, karena rekan-rekan selalu ada di jalan,” ujar Irjen Agus.
Meski mengedepankan sisi humanis, ia tetap menyelipkan pesan edukasi terkait keselamatan berkendara. Irjen Agus mengapresiasi kedisiplinan para pengemudi ojol yang selama ini dinilai patuh menggunakan helm, namun ia mengingatkan agar tidak ada lagi pelanggaran seperti melawan arus. “Kita boleh hidup di jalan yang lurus, tetapi kita tidak boleh kecelakaan di jalan yang lurus. Jadi patuhi, tertib berlalu lintas dan utamakan keselamatan. Saya titip betul untuk rekan-rekan agar betul-betul menjadi pahlawan-pahlawan keselamatan yang ada di jalan,” tegasnya.
Sementara itu, dalam hal pengawasan lalu lintas, Irjen Agus menyebut akan memperkuat penerapan teknologi digital di wilayah Kota Bogor. “Bukan tilang lagi, tetapi ada ETLE. Saya akan kasih ETLE ke Pak Kapolresta agar supaya ETLE itu nanti akan bisa mengawasi semua pengguna jalan,” imbuhnya. Langkah ini dinilai sebagai bentuk transparansi dan efisiensi dalam penegakan aturan lalu lintas.
Di luar urusan lalu lintas, Irjen Agus juga menitipkan tugas kepada para pengemudi ojol untuk membantu Polri mengelola keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Mengingat mobilitas ojol yang sangat tinggi, mereka diharapkan menjadi mata dan telinga kepolisian di lapangan. “Anda di jalan, bisa komunikasi dengan Polri, bisa menginformasikan, dan bahkan Anda bisa juga menghadiri TKP yang pertama, baik itu TKP kecelakaan, termasuk barangkali juga ada peristiwa pidana,” pesannya kepada ratusan pengemudi yang hadir.
Irjen Agus menutup pertemuan tersebut dengan doa dan harapan agar sinergi antara Polri dan komunitas ojol terus terjaga. “Wajah Polri saat ini sudah berubah. Wajah Polantas yang berbeda, bersilaturahmi, ngerangkul masyarakat, deket dengan masyarakat. Kami titip, moga-moga Bapak Ibu akan menerima kami sebagai sahabatnya ojol,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Wakil Ketua MPR: Kenaikan BBM Nonsubsidi Konsekuensi Pasar Global, Bukan Kebijakan Sepihak
PCNU Pati Kecam Dugaan Pelecehan Puluhan Santriwati di Pesantren Ndolo Kusumo, Desak Polisi Segera Tahan Tersangka
Mensos Gus Ipul Titipkan Empat Pesan Strategis Pengelolaan Aset Negara di Sekolah Rakyat
UEA dan Bahrain Kecam Serangan Rudal Iran, Desak Dewan Keamanan PBB Ambil Tindakan Tegas