Olympique Lyonnais memastikan langkah mereka ke babak play-off kualifikasi Liga Champions UEFA setelah membalikkan keadaan dengan kemenangan telak 3-0 atas Sparta Praha di Stadion Groupama, Selasa (11/8/2026). Hasil ini membuat Lyon unggul agregat 4-2 dan berhak melaju ke putaran berikutnya.
Kemenangan tuan rumah dibuka oleh tembakan kaki kiri Ernest Nuamah pada menit ke-20. Tekanan terhadap Sparta Praha semakin berat setelah bek Adam Ševinský menerima kartu merah langsung pada menit ke-34 akibat pelanggaran keras sebagai pemain bertahan terakhir.
Unggul jumlah pemain, Lyon semakin percaya diri. Ainsley Maitland-Niles menggandakan keunggulan pada menit ke-66 setelah meneruskan umpan Corentin Tolisso. Tiga menit berselang, Tyler Morton memastikan kemenangan menjadi 3-0 lewat golnya di menit ke-72.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Lyon. Mereka menguasai 56 persen aliran bola dan melepaskan 19 tembakan, sementara Sparta Praha hanya mampu membalas dengan enam tembakan. Kiper tim tamu, Jakub Surovčík, tercatat melakukan delapan penyelamatan.
Gelandang Tyler Morton dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga ini dengan rating 8.6. Selain mencetak satu gol, ia juga mencatatkan 55 umpan sukses dari 61 percobaan.
Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan 1-2 yang dialami Lyon pada leg pertama di markas Sparta Praha pekan sebelumnya. Kini, anak asuh Paulo Fonseca dijadwalkan menghadapi wakil Turki, Fenerbahce, di babak play-off.
Fenerbahce Siap Hadapi Lyon
Fenerbahce sendiri memastikan diri lolos ke fase play-off setelah menyingkirkan Sturm Graz. Kapten Fenerbahce, Milan Skriniar, memberikan tanggapannya mengenai persaingan ketat di babak kualifikasi.
"Target kami adalah melaju ke babak berikutnya. Kami berhasil mencapainya. Tentu saja kami tahu pertandingan hari ini akan sulit. Karena pertandingan melawan tim yang tidak rugi apa-apa, terutama di laga kedua, akan selalu berjalan sulit. Kami sudah memperkirakan hal ini bakal terjadi," ujar Milan Skriniar.
Mantan bek Inter Milan tersebut menilai efektivitas penyelesaian akhir di barisan depan menjadi faktor kunci bagi kelangsungan timnya. "Jika kami bisa mencetak gol lebih awal, mungkin segalanya akan menjadi lebih mudah bagi kami. Kami senang bisa melaju ke babak berikutnya," katanya.
Skriniar juga melempar pujian terhadap kontribusi rekan setimnya di lini tengah. "Guendouzi adalah pemain yang sangat cerdas dan berkualitas. Dia tahu betul kapan harus mendekat ke kami dan kapan harus bertahan di tengah. Dia selalu memberi kami pilihan saat membangun serangan. Dia benar-benar luar biasa," ujarnya.
Laga leg pertama babak play-off antara Fenerbahce melawan Lyon rencananya digelar di Kadikoy pada 18 Agustus 2026, sebelum penentuan leg kedua berlangsung di Prancis pada 26 Agustus 2026.
Artikel Terkait
Pelatih Sturm Graz Yakin Fenerbahce Akan Sukses di Playoff Liga Champions
Lyon Wajib Menang untuk Balas Kekalahan dari Sparta Prague di Leg Kedua
Lukaku Tinggalkan Napoli, Gabung Fenerbahce
Fenerbahce Menang 2-0 atas Sturm Graz di Kualifikasi Liga Champions