Fenerbahce harus puas bermain imbang 1-1 melawan Olympique Lyon pada leg pertama babak play-off Liga Champions di Stadion Şükrü Saracoğlu, Istanbul, Selasa (18/8/2026). Hasil ini membuat raksasa Turki itu wajib menang pada laga penentu di Prancis pekan depan untuk bisa melaju ke fase grup.
Lyon unggul lebih dulu sebelum jeda melalui sundulan Loïs Openda yang memanfaatkan umpan Corentin Tolisso. Namun, dua menit setelah turun minum, Mason Greenwood menyamakan kedudukan dengan tembakan keras ke sudut kiri atas gawang. Laga ini juga menjadi debut bagi Romelu Lukaku yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-82.
Peluang emas tercipta dari kedua sisi. Sundulan Vedat Muriqi masih menyamping, sementara tembakan Dorgeles Nene membentur tiang gawang Lyon. Fenerbahce sebenarnya tampil lebih agresif, tetapi penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat mereka gagal memetik kemenangan di kandang.
Pelatih Fenerbahce, Ismail Kartal, mengakui persiapan timnya terbatas karena jadwal padat. "Kita tidak punya banyak kesempatan untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan malam ini. Hanya kemarin kita bisa melakukan latihan taktis kecil," ujarnya. Meski demikian, ia menilai anak asuhnya telah menjalankan rencana dengan baik.
"Kami telah bekerja keras mengenai apa yang dapat dilakukan lawan dan apa yang perlu kami lakukan. Kami mempelajari pelajaran kami dengan baik. Lyon juga berjuang keras hari ini," tambah Kartal. Ia juga menyebut pertandingan ini berlevel Liga Champions dan mengapresiasi dukungan suporter.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pendukung Fenerbahce luar biasa yang mendukung kami. Kami akan pergi untuk menang di pertandingan kedua," tegasnya.
Kartal menegaskan tidak ada favorit dalam laga ini, kecuali para pendukung Fenerbahce. Ia juga menjelaskan keputusan memasukkan Marco Asensio sebagai bagian dari strategi. "Semua pemain kami sangat berharga. Kami hanya memainkan pemain kami sesuai dengan lawan," katanya.
Soal kondisi fisik, Kartal menyadari risiko cedera karena jadwal yang padat. "Kami memiliki kapasitas fisik untuk memainkan dua pertandingan. Jika ini bertambah, kami mungkin tidak memilikinya," ujarnya. Ia mencontohkan Ake dan Milan yang bermain di lini belakang dalam dua laga beruntun.
Menjelang akhir, Kartal menekankan pentingnya keseimbangan antara menyerang dan bertahan. "Anda bermain di Liga Champions dan bertarung melawan tim-tim tingkat atas," katanya. Leg kedua akan digelar di Prancis pada 26 Agustus 2026.
Artikel Terkait
Fenerbahce dan Lyon Bermain Imbang 1-1 di Leg Pertama Play-off Liga Champions
Greenwood Selamatkan Fenerbahce dari Kekalahan di Play-off Liga Champions
Fenerbahce dan Lyon Imbang 1-1 di Leg Pertama Playoff Liga Champions
Fenerbahce Incar Tiket Liga Champions di Tengah Rekor Buruk Lawan Lyon