Mengenal Kanker Endometrium: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

- Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:37 WIB
Mengenal Kanker Endometrium: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Kanker endometrium mungkin kurang dikenal dibandingkan kanker payudara, serviks, atau ovarium, tetapi jenis kanker yang menyerang lapisan dalam rahim ini perlu diwaspadai. Data World Cancer Research Fund (WCRF) mencatat 420.368 kasus baru di seluruh dunia pada 2022, menunjukkan bahwa kanker ini tidak jarang terjadi.

Kanker endometrium terjadi ketika sel-sel pada endometrium mengalami mutasi genetik sehingga tumbuh tidak terkendali. Meski lebih sering menyerang perempuan yang memasuki atau telah melewati masa menopause, perempuan usia muda pun bisa mengalaminya.

Penyebab dan Faktor Risiko

Gaya hidup tidak sehat menjadi salah satu pemicu utama. dr. Renny menyebutkan bahwa gaya hidup minim aktivitas fisik, atau sedentary lifestyle, dapat meningkatkan risiko karena berkaitan dengan kenaikan berat badan dan gangguan metabolisme.

Selain itu, ketidakseimbangan hormon, terutama paparan estrogen berlebihan, juga berperan. Kondisi ini bisa dipicu oleh penggunaan obat atau terapi yang mengandung estrogen. Faktor genetik seperti Lynch Syndrome atau mutasi gen BRCA, serta kondisi seperti infertilitas dan sindrom metabolik (diabetes, hipertensi, hipertrigliseridemia), turut meningkatkan risiko.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala utama kanker endometrium adalah perdarahan vagina setelah menopause, serta perubahan pola menstruasi pada perempuan yang belum menopause. dr. Renny menjelaskan, "Gejala di perimenopause bisa berupa menstruasi berlebihan dari biasanya. Terkadang ibu-ibu mikirnya 'oh udah mau penghabisan', padahal belum tentu. Jadi, baiknya memang diperiksa terlebih dahulu."

Gejala lain yang menyertai antara lain keputihan encer atau bercampur darah, nyeri panggul atau perut bagian bawah, sakit saat berhubungan intim atau buang air kecil, serta pembesaran rahim. Pada perempuan yang jauh dari menopause, menstruasi tidak teratur bisa menjadi tanda.

Langkah Pencegahan

dr. Renny menjelaskan bahwa salah satu pemicu kanker endometrium adalah unopposed estrogen, yaitu ketika estrogen tidak diimbangi progesteron. Resistensi insulin dapat mendorong kondisi ini, sehingga ia menyarankan untuk membatasi konsumsi gula dan makanan tinggi karbohidrat.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.