Deportivo kembali ke kasta tertinggi sepak bola Spanyol setelah delapan tahun absen. Pada laga pembuka musim, mereka menjamu Elche di Stadion Riazor dengan target utama bertahan di divisi utama demi menjaga stabilitas proyek tim.
Manajemen klub menyatakan kesiapan menghadapi persaingan ketat liga untuk mengamankan posisi dari ancaman degradasi. Namun, atmosfer pertandingan dipastikan terpengaruh oleh aksi protes kelompok suporter seperti Riazor Blues, Old Faces, dan Federasi Penas. Para pendukung menyuarakan ketidakpuasan atas kebijakan manajemen terkait tribun Marathón Inferior dengan mengenakan pakaian oranye serta menghentikan aktivitas dukungan kreatif di dalam stadion.
Sektor teknis Deportivo menghadapi kendala komposisi pemain menjelang laga perdana. Pelatih Antonio Hidalgo tidak dapat menurunkan Noé yang mengalami cedera engkel, sementara kondisi kebugaran Altimira, Asp, dan Yeremay masih diragukan untuk mengisi lini serang. Sisi kiri pertahanan berpeluang diisi oleh Angeliño atau Quagliata untuk menutup kekosongan opsi penyerang sayap alami. Di sisi lain, penyerang muda David Mella dipastikan siap tampil setelah pulih dari cedera sepanjang masa pra-musim.
Pertemuan ini menjadi duel ke-13 antara kedua tim di divisi utama. Rekor pertemuan mencatat Elche unggul dengan enam kemenangan, sedangkan Deportivo mengantongi empat kemenangan atas tim tamu. Elche memiliki catatan kurang menguntungkan pada laga pembuka musim. Tim tamu tercatat tidak pernah meraih kemenangan dalam partai perdana divisi utama selama 12 keikutsertaan terakhir mereka, dengan kemenangan pembuka terakhir diraih pada 53 tahun lalu saat mengalahkan Barcelona.