Populasi Kendaraan Listrik Nasional Capai 468 Ribu Unit, Motor Listrik Mendominasi

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 05:36 WIB
Populasi Kendaraan Listrik Nasional Capai 468 Ribu Unit, Motor Listrik Mendominasi

Populasi kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Data terintegrasi Kementerian Perindustrian mencatat total kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) telah mencapai 468.231 unit hingga sekitar April 2026. Angka ini mencerminkan tren eksponensial dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) yang melampaui 150 persen selama periode 2020-2025.

Menariknya, motor listrik menjadi kontributor terbesar dalam populasi tersebut. Tercatat sebanyak 242.909 unit motor listrik, atau sekitar 51,88 persen dari total kendaraan listrik nasional. Artinya, lebih dari separuh kendaraan listrik yang terdaftar di Indonesia adalah motor listrik.

Sementara itu, kendaraan listrik roda empat penumpang menempati posisi kedua dengan populasi mencapai 223.100 unit. Jika dibandingkan, selisih antara motor listrik dan mobil listrik hanya sekitar 19.809 unit. Kedua kategori ini menjadi penyumbang utama pertumbuhan kendaraan listrik di tanah air.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menanggapi data tersebut dengan menekankan pentingnya penguatan industri kendaraan listrik dalam negeri. Menurutnya, peningkatan permintaan domestik harus diimbangi dengan penguatan rantai pasok dan industri komponen.

"Peningkatan permintaan domestik tersebut harus terus diimbangi dengan penguatan rantai pasok dan industri komponen dalam negeri," katanya dalam keterangan resmi.

Agus menambahkan, pengembangan industri kendaraan listrik membutuhkan proses berkelanjutan, mulai dari penciptaan pasar hingga penguasaan teknologi. "Kemandirian industri tidak dibangun dalam satu malam. Kita harus mengerjakannya secara konsisten mulai dari penciptaan pasar, penguatan industri komponen, penguasaan teknologi, pembangunan SDM, hingga kegiatan R&D," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa program Motor Listrik Nasional (MoLiNas) harus menjadi salah satu lokomotif untuk mempercepat proses tersebut. Data ini menunjukkan bahwa perkembangan kendaraan listrik di Indonesia tidak hanya ditopang oleh pasar mobil listrik, tetapi segmen roda dua justru memiliki porsi lebih besar dalam total populasi.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags