Fenerbahce Incar Tiket Liga Champions di Tengah Rekor Buruk Lawan Lyon

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 03:15 WIB
Fenerbahce Incar Tiket Liga Champions di Tengah Rekor Buruk Lawan Lyon

Fenerbahce memasuki laga leg pertama babak playoff Liga Champions UEFA 2026-2027 dengan beban berat. Menjamu Olympique Lyon di Stadion Sukru Saracoglu, Istanbul, Rabu (19/8/2026) dini hari WIB, tim asuhan Ismail Kartal belum pernah merasakan kemenangan dalam lima pertemuan terakhir melawan wakil Prancis tersebut.

Catatan head-to-head jelas tidak memihak tuan rumah. Lyon mendominasi dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Empat kemenangan Les Gones terjadi di Liga Champions awal 2000-an, sementara pertemuan terakhir di Liga Europa musim 2024-2025 berakhir tanpa gol.

Laga ini juga menjadi misi panjang bagi Fenerbahce yang sudah 18 tahun absen dari fase utama Liga Champions, terakhir kali tampil pada 2008. Perjalanan mereka menuju playoff tidak mudah: menyingkirkan Gornik Zabrze dan Sturm Graz di putaran kualifikasi sebelumnya.

Persiapan tuan rumah semakin pelik setelah menderita kekalahan 1-2 dari Genclerbirligi di kompetisi domestik. Namun, ada secercah harapan dari performa Anderson Talisca. Striker asal Brasil itu mencetak gol dalam lima laga beruntun, termasuk empat pertandingan kualifikasi Eropa musim ini.

Masalah kebugaran pun menghantam. Sofyan Amrabat, Caglar Soyuncu, Jayden Oosterwolde, serta dua kiper Ederson dan Mert Gunok dipastikan absen. Sementara itu, Romelu Lukaku belum dapat dipastikan tampil karena tidak masuk dalam daftar awal skuad UEFA Fenerbahce.

Di sisi lain, Lyon datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Sparta Praha dengan agregat 4-2 di putaran ketiga kualifikasi. Skuad asuhan Paulo Fonseca bertekad kembali ke fase utama Liga Champions untuk pertama kalinya sejak mencapai semifinal pada 2019.

Namun, tim tamu juga tidak dalam kondisi ideal. Khalis Merah, Mads Bistrup, dan Pavel Sulc dipastikan absen karena cedera. Fonseca diperkirakan tetap mengandalkan kapten Corentin Tolisso sebagai pengatur serangan di lini tengah.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags