Fenerbahce harus puas bermain imbang 1-1 melawan Lyon pada leg pertama play-off Liga Champions UEFA di Stadion Sukru Saracoglu, Istanbul, Rabu (19/8/2026) dini hari WIB. Gol penyeimbang dicetak oleh Mason Greenwood pada awal babak kedua setelah tim tamu lebih dulu unggul melalui sundulan Lois Openda.
Lyon membuka keunggulan pada menit ke-40. Berawal dari umpan silang Corentin Tolisso, Openda yang bebas di kotak penalti menyundul bola ke gawang Fenerbahce. Tertinggal satu gol, tuan rumah meningkatkan intensitas serangan. Dua menit setelah turun minum, upaya mereka membuahkan hasil. Greenwood melepaskan tembakan melengkung dari sisi kanan kotak penalti memanfaatkan umpan Kerem Akturkoglu, bola meluncur deras ke pojok gawang dan tak mampu dijangkau kiper Lyon.
Hasil imbang ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Fenerbahce saat menjamu klub-klub Prancis di Kadikoy menjadi delapan laga beruntun sejak Oktober 2004. Secara keseluruhan, klub asal Istanbul tersebut mengantongi rekor 6 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 12 kekalahan dari 26 pertemuan melawan wakil Prancis di kompetisi resmi.
Usai pertandingan, Greenwood menyampaikan kesannya terhadap atmosfer pertandingan di markas Fenerbahce. "Ini adalah atmosfer terbaik yang pernah saya lihat dalam karier saya. Terima kasih kepada para penggemar kami, ada dukungan yang sangat luar biasa," kata penyerang asal Inggris itu. Ia menilai timnya tampil lebih kuat sepanjang laga meski harus kebobolan terlebih dahulu.
"Hasil ini mengecewakan. Sebenarnya kamilah yang menampilkan permainan lebih kuat. Kami tim yang lebih kuat. Di babak pertama, kami kebobolan dari peluang pertama di gawang kami," ujarnya. Greenwood menambahkan bahwa timnya menunjukkan reaksi positif pada paruh kedua dan bertekad fokus menghadapi laga-laga berikutnya.
"Di babak kedua kami menunjukkan reaksi dan memulainya dengan gol. Sekarang kami harus bersiap dan beristirahat dengan baik. Ada pertandingan penting juga di akhir pekan. Kami harus melangkah dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya," tuturnya.
Mantan pemain Marseille itu juga mengaku sangat termotivasi oleh dukungan penuh suporter tuan rumah. "Dukungan penggemar memberi saya motivasi yang sangat besar. Perasaan saya sangat tinggi saat masuk ke lapangan. Saya sudah termotivasi sebelum pertandingan. Mendengar nama Anda diteriakkan saat masuk ke lapangan terasa sangat istimewa. Saya sudah tahu tentang suporter Fenerbahce sebelumnya. Bermain di depan mereka adalah kesenangan yang sangat besar. Saya percaya kami akan melewati musim yang baik bersama-sama," kata Greenwood.
Sementara itu, penyerang Fenerbahce Vedat Muriqi turut memberikan apresiasinya kepada para pendukung dan mengevaluasi jalannya laga. "Terima kasih kepada para penggemar yang mendukung kami. Kami berjuang dengan baik. Di babak pertama kami kebobolan dari situasi yang bisa dibilang setengah peluang. Hal-hal seperti ini ada dalam sepak bola," kata Muriqi.
Muriqi menilai Fenerbahce mampu mengendalikan permainan setelah gol penyeimbang diciptakan oleh Greenwood. "Kami memulai babak kedua dengan baik. Kami menyamakan kedudukan lewat gol indah Greenwood. Kontrol permainan berpindah ke tangan kami. Jarang-jarang, mendekati akhir laga, lawan mencari gol lewat serangan balik karena bertahan sangat dalam. Kami berhasil mencegahnya," ujarnya.
Ia menyadari bahwa hasil imbang 1-1 memberi tantangan tersendiri untuk leg kedua di Prancis. "Sejujurnya, skor 1-1 selalu lebih baik daripada kekalahan. Kami ingin melaju ke laga kedua dengan keunggulan dari skor yang bagus, tetapi itu tidak terjadi," tutur Muriqi. Ia berharap dapat meraih hasil maksimal pada leg kedua di markas Lyon demi memastikan tempat di fase grup.
"Kami menunggu penggemar kami di Prancis juga. Insya Allah, kami ingin mendengarkan musik Liga Champions yang kami rindukan di sini dengan meraih kemenangan di Prancis," kata Muriqi. Penyerang asal Kosovo tersebut juga mengevaluasi keseluruhan jalannya pertandingan dan performa individunya.
"Sebenarnya ini pertandingan yang bagus untuk kedua belah pihak. Saya pikir kami bisa menang, sayangnya kami berpisah dengan hasil imbang. Ini akan menjadi laga tandang yang penting. Sampai laga itu tiba, kami akan menonton pertandingan ini dan melihat apa yang bisa kami lakukan dengan lebih baik. Kami ingin menang di sana," ujarnya.
Muriqi menutup keterangannya dengan menyatakan kepuasannya atas kontribusi tim sejauh ini. "Saya bahagia dengan performa saya sendiri. Mencetak gol itu menyenangkan. Saya datang ke sini untuk itu. Khususnya untuk membantu di area ketiga. Saya bahagia dengan performa individu saya, tetapi saya tahu bisa berbuat lebih banyak di pertandingan-pertandingan mendatang," tuturnya.
Secara statistik pertarungan berjalan seimbang dengan kedua tim masing-masing melepaskan 12 tembakan dan 5 tepat sasaran. Kepastian tiket menuju fase grup Liga Champions UEFA akan ditentukan pada laga leg kedua di Groupama Stadium, Prancis, pekan depan.
Artikel Terkait
Fenerbahce dan Lyon Imbang 1-1 di Leg Pertama Playoff Liga Champions
Fenerbahce Incar Tiket Liga Champions di Tengah Rekor Buruk Lawan Lyon
Fenerbahce vs Lyon di Playoff Liga Champions, Tiket Fase Liga Jadi Taruhan
Lyon Balas Dendam ke Sparta Praha dan Amankan Tiket Play-off Liga Champions