Ketua Parlemen Iran Kecam Tekanan AS dan Sebut Pejabatnya Tak Kompeten

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 05:10 WIB
Ketua Parlemen Iran Kecam Tekanan AS dan Sebut Pejabatnya Tak Kompeten

Ketua Parlemen Iran, Mohammed Bagher Ghalibaf, melontarkan kritik tajam terhadap Amerika Serikat. Ia menilai tekanan yang dilancarkan para pejabat AS hanya untuk mencari konsesi yang sebenarnya tidak pernah tercakup dalam kesepakatan yang telah ditandatangani kedua negara.

"Pihak Amerika beranggapan bahwa dengan menekan Iran lebih keras, mereka akan memperoleh konsesi yang sebenarnya tidak pernah tercakup dalam kesepakatan tersebut," tulis Ghalibaf dalam unggahan di media sosial, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (19/8/2026).

Dalam pernyataannya, Ghalibaf secara khusus menyoroti Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Ia menyebut keduanya "sama sekali tidak kompeten untuk posisi mereka" dan menambahkan: "Berhentilah berharap 'gerombolan badut' itu bisa melakukan trik ajaib dan membereskan kekacauan yang telah kalian perbuat."

Kecaman ini muncul di tengah upaya diplomasi yang sedang berjalan. Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman melalui mediator dari Pakistan dan Qatar. Kesepakatan itu bertujuan mengakhiri permusuhan dan memulai perundingan untuk mencapai penyelesaian secara damai.

Namun, perundingan tersebut kemudian macet. Perselisihan masih berlanjut mengenai ketentuan nota kesepahaman, termasuk masalah pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital bagi ekspor energi global. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan pihaknya tidak lagi memiliki jadwal untuk bernegosiasi dengan Iran.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags