Pramugari Transjatim Tewas dalam Kecelakaan di Mojokerto

- Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:40 WIB
Pramugari Transjatim Tewas dalam Kecelakaan di Mojokerto

Seorang pramugari Bus Transjatim tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional Bypass, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026) pagi. Korban meninggal setelah sepeda motor yang ditumpanginya bersama kekasihnya menabrak bagian belakang truk saat dalam perjalanan menuju tempat kerja.

Korban adalah Ikrimatus Zahronisa Kusuma, 20 tahun, warga Desa Sedengan Mijen, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Saat kejadian, ia dibonceng oleh pacarnya yang juga bekerja di Transjatim.

Kecelakaan terjadi ketika keduanya melaju dari arah Surabaya menuju Jombang menggunakan sepeda motor. Di Jalan Nasional Bypass, motor yang dikendarai pacar korban berada di belakang truk. Pengendara diduga hendak menyalip truk tersebut, namun jarak yang terlalu dekat membuat kecelakaan tak terhindarkan.

Pacar korban berhasil menghindari benturan, tetapi korban yang duduk di belakang tidak sempat menghindar. Ia membentur bagian belakang truk dan mengalami luka parah di kepala hingga tewas. "Pengendara bisa menghindar, namun yang dibonceng atas nama IZK itu tidak bisa menghindar sehingga tertumbuk pintu belakang truk," ujar Kanit Gakkum Polres Mojokerto Kota Iptu Sujito.

Warga dan relawan yang tiba di lokasi menemukan korban sudah tergeletak di tengah jalan. Sementara itu, pacar korban yang selamat mengalami syok setelah mengetahui kekasihnya tewas mengenaskan.

Truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan langsung meninggalkan lokasi dan melaju ke arah Jombang. Polisi masih mengejar kendaraan tersebut untuk mengetahui identitas serta keterlibatannya.

Tim relawan bersama PMI Kota Mojokerto kemudian mengevakuasi jenazah korban. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Dokter Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, untuk menjalani autopsi.

Unit Gakkum Polres Mojokerto Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi mata dan mengamankan sepeda motor korban ke Mapolres Mojokerto Kota.

Diduga kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor kurang berkonsentrasi saat ada kendaraan di depannya. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. "Informasi terakhir bahwa kedua korban, pengendara maupun yang dibonceng itu bekerja di Transjatim," ucapnya.

Polisi kini masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lokasi kejadian. Penyelidikan juga dilakukan untuk mengidentifikasi dan menemukan truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags