Polisi berhasil menangkap tiga dari lima pelaku pencurian brankas milik Universitas KH Abdul Chalim di Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Peristiwa ini mengakibatkan kerugian mencapai Rp 1,4 miliar.
Ketiga pelaku yang diamankan adalah Muis Afandi Tuarita (43), warga Jalan Cengkeh 10, Kelurahan Namaelo, Masohi, Maluku Tengah; Hendra (33), warga Dusun Karanglayung, Kelurahan Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat; dan Sumarno, warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sementara itu, dua pelaku lain yang masih diburu polisi adalah Stevanus dan Mustofa Lestaluhu.
Wakapolres Mojokerto Kompol Grandika Indera Waspada mengungkapkan, para pelaku masuk dengan merusak jendela menggunakan linggis. Setelah berhasil masuk ke ruang brankas, mereka mencongkel brankas dengan peralatan yang ada dan mengambil seluruh uang di dalamnya. "Pelaku mengambil Rp 1.416.133.900 dengan cara merusak jendela menggunakan alat berupa linggis. Setelah berhasil masuk ke tempat brankas, para pelaku merusak brankas dengan cara mencongkel menggunakan linggis dan peralatan yang ada. Kemudian pelaku mengambil seluruh uang yang ada di dalam brankas," kata Grandika, Rabu (12/8/2026).
Salah satu dari tiga pelaku yang ditangkap terpaksa ditembak oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto karena mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap di Pekanbaru, Riau. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
Grandika menjelaskan, ketiga pelaku memiliki peran berbeda. Tersangka S berperan sebagai penyedia kendaraan, AT sebagai eksekutor, dan H bertugas memantau lokasi. "Sudah ada tiga yang diamankan. Yang pertama S, perannya menyediakan sarana berupa satu unit kendaraan Avanza warna hitam, nomor polisi B 2859 KH. Dari hasil pencurian tersebut, dia menerima upah sebesar Rp 30 juta," jelasnya. "Yang ketiga, H, melakukan pengawasan di sekitar lokasi dan menjadi joki atau sopir kendaraan yang digunakan dan disewa," pungkasnya.
Saat ini ketiga tersangka telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Artikel Terkait
Tiga Tewas dalam Kecelakaan Adu Banteng di Mojokerto
Pramugari Transjatim Tewas dalam Kecelakaan di Mojokerto
Pulang dari Gresik, Warga Mojokerto Temukan Kuburan Bayi di Pekarangan Rumah
Komplotan Maling Bobol Brankas Universitas di Mojokerto, Rp 1 Miliar Raib